10 Cara Mengidentifikasi Contoh Unsur Subjek dalam Sebuah Kalimat

Pelajaran Bahasa Indonesia tidak akan pernah terlepas dengan unsur-unsur pembentuk kalimat yang dikenal sebagai unsur S P O K (Subjek, Predikat, Objek, Keterangan). Sebagai unsur utama dalam kalimat, yang harus dan wajib adalah dua unsur, yaitu subjek dan predikat.

Subjek dan predikat membentuk sebuah kalimat sederhana dan bermakna. Kalimat dikatakan bermakna bisa unsur-unsurnya memiliki peran dalam menyatakan makna sebebenarnya atau fungsi sebenarnya dari unsur kalimat tersebut.

Sebagai unsur wajib, subjek dapat diidentifikasi dalam sebuah kalimat berdasarkan peran sintaksis atau dikenal sebagai makna yang terkandung dalam setiap fungsi subjek tersebut. Bagaimana cara mengidentifikasi peran yang dimaskud?

Berikut ini terdapat 10 cara mengidentifikasi contoh unsur subjek dalam sebuah kalimat:

1. Sebagai Pelaku

Cara yang pertama adalah meengidentifikasi subjek sebagai pelaku dalam kalimat seperti yang dinyatakan dalam predikatnya. Pada sebuah kalimat yang berkategori verba dengan perbuatan atau aktivitas, frasa tersebut menyatakan makna perbuatan pada fungsi Subjek.

Contoh: Nenekku sedang menjahit, Ayahku mencuci mobil, Ibuku memasak bubur

2. Sebagai Alat 

Dalam sebuah kalimat, subjek tidak hanya berperan sebagai pelaku tetapi juga bermkana alat. Sebagai alat artinya dapat digunakan untuk melakukan aktivitas atau perbuatan sebagaimana dinyatakan oleh predikat yang berkategori verba perbuatan.

Contoh: Pesawat Garuda Indonesia mengangkut jemaah haji dari Bandara Internasional Minangkabau.

3. Bermakna Sebab

Ketiga, subjek bisa bermakna sebab atau penyebab perbuatan (aktivitas) atau berperan sebagai sebab atau yang menjadi penyebab terjadinya sesuatu sebagaimana dinyatakan oleh predikat yang berkategori verba perbuatan.

Contoh: Angin puting beliung memporakporandakan Kota Sukabumi.

4. Sebagai Penderita

Subjek bermakna sebagai penderita adalah perbuatan yang dinyatakan predikat. Untuk mengidentifikasinya, kalimat tersebut biasanya berdampingan dengan kalimat pasif. Kalimat pasif seperti kalimat bermakna verba dengan imbuhan –di.

Contoh: Perampok itu dipukuli (oleh) banyak orang.

5. Bermakna Hasil

Subjek dalam sebuah kalimat sederhana bisa bermakna atau menyatakan hasil dari suatu perbuatan sebagaimana dinyatakan oleh predikat. Kalimat pasif seperti kalimat bermakna verba dengan imbuhan –di.

Contoh: Novel itu ditulis oleh seorang pengarang muda wanita.

6. Bermakna Tempat

Fungsi subjek dalam sebuah kalimat berperan untuk menyatakan tempat. Ciri-ciri kalimat subjek bermakna tempat adalah adanya kalimat pasif dan penggunaan unsur keterangan. Pada kalimat intransitif berpredikat verba berawalan ber-.

Contoh: Kolam renang ABG itu ramai dikunjungi oleh anak muda.

7. Sebagai Penerima

Peran subjek dalam sebuah kalimat dapat bermakna atau menyatakan makna penerima yang menerima peruntukan dan kegunaan. Cirinya adalah dengan kalimat aktif sebagai predikatnya.

Contoh: Kedua penganten itu menerima ucapan selamat dari para tamu.

8. Bermakna Pengalam

Pengalam artinya mengalami. Dalam sebuah kalimat, subjek berperan dalam menyatakan makna yang mengalami keadaan sebagaimana dinyatakan oleh predikat. Cirinya adalah predikat dengan kategori verba keadaan atau berkategori adjektiva.

Contoh: Halaman depan rumahnya sangat bersih dan rapi.

9.  Bermakna Dikenal

Subjek berperan atau bermakna menyatakan sebagai pengenal atau sesuatu yang dikenalkan atau diidentifikasi oleh predikat. Cirinya, adalah subjek dengan bermakna dikenal kalimat berpredikat nomina.

Contoh: Kakak saya penjual koran, Ibu Saya kader posyandu, Adik saya ketua panita.

10. Bermakna Terjumlah

Lebih jauh, subjek berperan untuk menyatakan makna jumlah yang dinyatakan oleh predikat. Cirinya sebuah subjek bermakna jumlah adalah, terdapat pada kalimat dengan predikat berkategori numeralia.

Contoh: Saudaranya lima orang, Pengurusnya sebelas orang, Pemimpinnya tujuh orang.

Subjek dalam sebuah kalimat tidak hanya berperan sebagai pelaku dan penderita, tetapi juga punya makna jumlah, dikenal, pengalam, penerima, hasil, tempat, dan sebab. Lakukan dengan 10 cara di atas untuk mengidentifikasi sebuah subjek yang berperan dalam kalimat.

Language
Komentar (0)
Tambah Komentar