3 Kejutan di Leg Pertama 16 Besar UEFA Champions League

0

Ada beberapa klub lainnya yang sesuai prediksi akan memenangkan pertandingan di leg pertama babak 16 besar ini, lihat selengkapnya.

Pada tanggal 17-25 Februari 2021 UEFA Champions League (UCL) musim 2020/2021 kembali digelar. Kali ini UEFA Champions League telah memasuki babak 16 besar dan telah memainkan leg pertama. Ada beberapa klub yang sudah diprediksi akan memenangkan pertandingan, seperti Bayern Munchen, sang juara bertahan tersebut diprediksi akan menang dengan mudah melawan klub asal Italia, Lazio, dan benar saja, meski bermain di kandang Lazio, Munchen bisa menang mudah dengan skor 4-1.

Lalu, ada beberapa klub lainnya yang sesuai prediksi akan memenangkan pertandingan di leg pertama babak 16 besar ini, seperti Manchester City yang sukses mengambil 2 gol tanpa balas dikandang wakil asal Jerman, Borussia Monchengladbach, lalu ada wakil Inggris lainnya, Liverpool yang sama sukses dengan Manchester City, sukses mengambil 2 gol tanpa balas dikandang wakil asal Jerman lainnya, RB Leipzig.

Namun, ada juga beberapa hasil tidak terduga di leg pertama ini, dan berikut kami rangkum tiga kejutan di leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League musim ini, diantaranya adalah

1. PSG Menggila, Barca Menciut

Tidak seperti prediksi banyak orang, bahwa “Big match” yang tersaji di babak 16 besar ini akan berjalan ketat di kedua legnya, ternyata pada leg pertama ini Paris Saint-Germain (PSG) bisa menang mudah melawan Barcelona. Bermain di kandang Barcelona, Camp Nou, harusnya menjadi kekuatan Barca untuk memenangkan pertandingan ini, ditambah lagi dengan cedera yang dialami Neymar, membuat peluang Barca untuk mengambil kemenagan di kandang sendiri semakin besar. Namun, ternyata tidak.

Pada awal laga kedua tim bermain seimbang, bahkan Barca bisa membuka keunggulan lebih dahulu lewat tendangan penalti Lionel Messi pada menit ke-27. Namun, PSG tidak tinggal diam, 5 menit berselang, tepatnya menit ke- 32, bintang asal Prancis, Kylian Mbappe sukses menyamakan kedudukan. Skor 1-1 berakhir di jeda babak pertama, memasuki babak kedua, PSG terus melancarkan serangan ke lini pertahanan Barca, hasilnya pada menit ke- 65 Mbappe sukses kembali membobol gawang Marc-Andre Ter Stegen untuk yang kedua kalinya.

5 menit berselang giliran Moise Kean yang membobol gawang Ter Stegen, lalu tidak puas dengan skor 3-1 dan telah membobol 2 gol, Mbappe mencetak Hat-trick pada menit ke-85, dan membuat PSG unggul aggregat 4-1. Dengan skor ini, peluang Barcelona untuk melaju lebih jauh di UCL musim ini pun sangat tipis, karena di leg kedua nanti, Barcelona harus memenangkan aggregat atas PSG yang laganya nanti akan dimainkan di kandang PSG.

2. Strategi Thomas Tuchul Bikin Atletico Madrid Tak Berkutik

Kejutan lainnya datang dari pertandingan antara Atletico Madrid melawan Chelsea. Di atas kertas, bermain di kandang sendiri dan sedang mengalami tren positif di liga domestik harusnya Atletico Madrid bisa memenangkan pertandingan leg pertama ini untuk bekal di leg kedua di Inggris. Namun ternyata, strategi yang dijalankan pelatih baru Chelsea, Thomas Tuchel berhasil membuat Luis Suarez dkk itu tidak berkutik di kandang mereka.

Di awal laga, Chelsea berhasil memenangkan ball possession yang membuat Chelsea menguasai lini tengah. Berbagai serangan terus dilancarakan Cesar Azipilicueta dkk ke gawang Jan Oblak, hasilnya barulah di menit ke-68, Striker Chelsea asal Prancis, Olivier Giroud berhasil membuat Chelsea unggul 1-0 lewat gol akrobatiknya, sempat dinyatakan offside, dengan bantuan Video Assistant Referee (VAR) gol tersebut sah, yang memberi umpan kepada Giroud ternyata bek Atletico Madrid sendiri. Dan laga pun berakhir dengan kemenangan Chelsea 1-0.

Bahkan pada saat laga tersebut, Atletico Madrid tidak membuat satu pun dari tembakan yang on target. Hal ini merupakan kejutan mengingat “keganasan” Luis Suarez di La Liga ternyata berhasil “dijinakkan” oleh strategi Thomas Tuchel lewat bek-bek Chelsea. Bukan hanya Suarez, Joao Felix pun berhasil “dijinakkan” oleh bek-bek Chelsea. Dan secara seluruh statistik pertandingan, Chelsea unggul semua dari Atletico Madrid, mulai dari penguasaan bola, tendangan off target maupun on target, passing, dan lain sebagainya.

Namun, hasil 1-0 masih belum cukup untuk Chelsea melaju ke babak selanjutnya, meski di leg kedua nanti bermain di kandang Chelsea, Atletico Madrid bisa saja “menggila” di Stamford Bridge nanti.

3. Dua Gol Kejutan Buat Porto Sukses Taklukkan Juventus

Kejutan lainnya datang dari pertandingan Porto melawan Juventus, diluar dugaan, Porto berhasil memenangkan pertandingan melawan skuad Andrea Pirlo tersebut. Juventus dikejutkan oleh gol cepat Mehdi Taremi pada saat laga baru berjalan 2 menit, kesalahpahaman diantara kiper dan bek Juventus berhasil dimanfaatkan Mehdi dengan mengambil bola yang bergulir bebas tanpa penjagaan, dan langsung menendang bola tersebut ke gawang Wojciech Szczęsny. Skor 1-0 pun berakhir sampai akhir babak pertama.

Di babak kedua, Juventus pun kembali dikejutkan oleh gol cepat, kali ini Moussa Marega berhasil membobol gawang Wojciech Szczęsny pada saat laga di babak kedua baru berjalan semenit. Ketinggalan 2-0, Cristiano Ronaldo dkk mencoba bangkit dan menyamakan kedudukan, hasilnya Juventus berhasil membobol gawang Porto menjelang laga berakhir, tepatnya di menit ke-82 Federico Chiesa berhasil memperkecil aggregat menjadi 2-1.

Skor pun tidak berubah, Juventus masih berpeluang lolos jika mereka unggul aggregat di leg kedua yang akan dimainkan di kandang Juventus.

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya