5 Ciri Overthinking yang Merugikan Masa Depanmu

0

Overthinking merupakan salah satu sifat manusia yang bermula dari berpikir berlebihan. Pemikiran yang berlebihan inilah yang menghasilkan kecemasan dan kekhawatiran yang terlalu berlebihan. Sehingga dalam melakukan sesuatu baik mau memulai ataupun dalam hal mengambil keputusan menjadi sulit dan rumit. Ciri-ciri overthinking sangat beragam. Namun ada lima ciri yang sangat mendasar yang membuat seseorang secara sadar atupun tidak bahwa dirinya termasuk orang yang overthingking. Berikut ini 5 ciri-ciri yang akan merugikan masa depanmu.

Terlalu Banyak Merenung

img: Pixabay

ads by posciety

Merenung itu bagus tapi kata-kata TERLALU membuatnya menjadi jelek. Setiap kita tentu punya goals kehidupan yang berbeda. Ada yang berkeinginan menjadi pegawai negeri agar hidupnya terjamin negara. Ada yang ingin menjadi pengusaha agar bisa membuka lowongan kerja untuk membantu orang-orang di sekitarnya. Ada pula orang yang berkeinginan hidupnya berkecukupan.

Di dalam proses untuk mewujdukannya, kita tentu akan merenungi semuanya. Termasuk dengan kekhawatiran di masa depan. Tak jarang merenung membuat kita membuang waktu kita. Sebab dengan hanya merenung tanpa melakukan sesuatu akan membuat kita tertinggal selangkah dengan apa yang telah orang lain lakukan. Anda tentu harus bijak dalam mengambil langkah apa yang harus Anda lakukan setelah merenung. Intinya harus ada hasil atas apa yang Anda renungkan. Perenungan Anda menjadi sia-sia tanpa tindakan yang nyata.

Tidak Bisa Mengambil Keputusan

img: Pixabay

Merenung yang berlebihan membuat seseorang sulit mengambil keputusan. Jika selama merenung dia membayangkan atau memikirkan sesuatu dengan mempertimbangkan hal-hal yang negatif. Misalnya saja, Anda merenung karena sulit mendapatkan pekerjaan. Sementara di sekitar Anda banyak sekali lowongan kerja, tapi karena pertimbangan gaji kecil, takut lingkungan yang toxic di tempat kerja, atau takut mendapatkan rekan kerja atau bos yang pelit.

Jika pikiran seperti itu yang muncul, maka Anda akan terlalu banyak mempertimbangkan. Pertimbangan negatif dan postitf jika Anda begini begitu jika dilakukan secara berlebihan dan terus menerus cemas atas apa yang belum tentu terjadi. Hal ini tentu akan mempersulit Anda dalam mengambil keputusan dan berakhir dengan menungggu waktu yang tepat tanpa mau mencoba kesempatan yang ada.

Terlalu Banyak Menebak dan Mengira-ngira

img: Pixabay

Kelemahan orang yang overthinking adalah terlalu banyak menebak dan mengira-ngira. Salah satu contohnya yang paling nyata adalah orang pacaran. Sepasang kekasih satu di antara keduanya mesti menjadi orang yang paling overthinking. Menebak dan mengira-ngira apa yang dilakukan pasangannya ketika sedang berada jauh dari jangkauannya. Overthinking juga menarik seseorang untuk memiliki kecemburuan yang berlebihan. Cemburu karena tidak menjadi prioritasnya dan setiap apapun kesalahan kecil akan menjadi besar.

Membuat Segala Sesuatu Menjadi Rumit

img: Pixabay

Orang yang terlalu overthinking akan membuat segala sesuatunya menjadi rumit, kacau, dan tak terkendali. Mengambil keputusan menjadi hal yang penting kan? Tetapi ketika Anda terlalu overthinking terhadap segala hal yang mudah akan menjadi rumit. Rumit karena Anda terlalu banyak mempertimbangkan hal negatifnya dibandingkan manfaatnya (bagian positifnya). Lumrah memang jika Anda memiliki kecemasan tapi jika terlalu berlebihan akan berdampak buruk.

Ingin Sempurna dalam Segala Sesuatu

img: Pixabay

Orang yang overthinking cenderung kepada ingin mewujudkan kesempurnaan terhadap sesuatu. Kesempurnaan di mata orang yang overthinking adalah keharusan yang dilakukan. Karena dalam mencapai kesempurnaan yang dia inginkan akan menyeretnya kepada sifat-sifat buruk. Misalnya, mudah marah, tidak ingin dinasihati, sensitif dengan kalimat yang dituturkan orang kepadanya, mudah tersinggung, bahkan yang lebih parahnya menganggap lelucon menjadi sesuatu yang serius.

Orang yang overthinking membuatnya tidak bisa mengendalikan pikiran untuk berhenti dari memikirkan hal-hal negatif. Sehingga pada akhirnya dia akan melewatkan banyak hal dan sering menyesal. Penyesalan akan membawanya kepada masalah baru. Masalah yang sebenarnya tidak ada tetapi menjadi ada karena penyesalan atas apa yang telah terlewatkan.

Masalah baru akan membuatnya semakin kebingungan dan merasa tegang sendiri. Akibatnya dia kehilangan kepercayaan diri dan membandingkan dirinya dengan orang lain. Melihat dirinya dari sisi yang paling buruk dan seolah tak ada kebaikan yang ada pada dirinya. Akhirnya kesulitan dalam mengambil keputusan karena pikiran yang terlalu berlebihan telah menguasai dirinya.

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya