5 Keuntungan Utama Jika Menikah Muda

Setiap orang pasti mengharapkan pernikahan yang bahagia, baik nikah muda atau nikah setelah umur benar-benar matang. Kali ini saya lebih tertarik untuk membahas manfaat ketika menikah muda, walaupun tidak semua yang menikah muda semulus manfaat yang saya jelaskan dibawah tapi bisa dikatakan kebanyakan dari mereka mendapatkan manfaat ini.

Hidup Bersama Lebih Lama

Jika melihat umur manusia secara normal dan terhitung sejak sah nya pernikahan, tentu menikah muda akan memiliki waktu lebih lama bertahun-tahun bersama pasangan setelah menikah dibanding menikah pada umur yang terbilang tua. Hal ini bisa semakin terasa lama karena biasanya pada masa muda karirnya belum terlalu membuat sibuk bahkan masih ada juga yang terbilang santai.

Jadi, waktu berduaan menikmati hidup semakin terasa manis. Keadaan ini juga bisa dijadikan kesempatan untuk saling mengenal pasangan lebih jauh lagi karena perkenalan sebelum menikah dan setelah menikah itu pasti ada perbedaan. Lebih baik lagi jika keduanya saling memanfaatkan keadaan ini untuk memperbaiki dan mempersiapkan diri untuk menyambut buah hati.

Tumbuh Bersama

Menghabiskan masa muda bersama dengan status suami istri sampai menghadapi masa dimana keduanya tidak sanggup berlari lagi itu merupakan momen yang diinginkan banyak orang. Pembentukan karakter di masa muda akan jauh lebih mudah ketika sudah berumah tangga, mempersiapkan diri bersama-sama untuk menghadapi masa tua.

Dan ketika masa tua itu tiba, keduanya membicarakan masa muda yang pernah dilalui bersama di tempat yang sama bukan menceritakan kisahnya masing-masing yang cenderung membosankan.

Kesempatan Prestasi

Pernikahan muda dengan rencana yang matang, memiliki kesempatan besar mendapatkan prestasi ketimbang mereka yang bertemu di umur yang terbilang tua. Prestasi profesional ataupun akademik masih bisa diraih walaupun menikah muda karena pola pikir yang tidak monoton.

Finansial Dapat Meningkat

Banyak orang bilang menikah muda bisa mengalami stres karena keuangan, padahal nyatanya mereka yang menikah muda masih sanggup menghadapi tantangan apapun termasuk keuangan. Dengan menikah, keuangan justru semakin terarah karena perlu menabung dan hanya membeli yang diperlukan.

Ada juga orang yang ingin menabung terlebih dahulu baru menikah, tapi jika dibandingkan antara orang yang menikah muda dan yang tidak menikah atau yang menikah di umur tua justru lebih terukur tabungan orang yang menikah muda. Orang-orang yang belum menikah mungkin masih perlu merias diri sampai lupa diri membeli hal yang sebetulnya tidak diperlukan dan membuat keuangan boros.

Waktu Untuk Anak

Menikah muda akan memiliki kesempatan lebih lama merawat anak-anak, hal ini akan membuat rumah semakin hidup karena ketika anak-anak beranjak dewasa pasti memerlukan perhatian orang tua lebih dari sekedar kata ‘hati-hati dijalan‘. Selain perhatian, akademik anak-anak pun akan semakin terarah menuju prestasi.

Dilihat dari pandangan biologis walaupun tidak pasti tapi bisa dikatakan sudah banyak bukti bahwa memiliki anak dari seorang Ayah yang masih muda jauh lebih baik daripada seorang Ayah yang sudah tua terutama masalah kesehatan sang anak. Dari sisi sang Ibu pun ternyata melahirkan anak di usia itu lebih baik, baik untuk kesehatan sang Ibu ataupun sang anak.

Apa Saya Harus Menikah Muda ?

Dimata dunia, disebut menikah muda jika melakukan pernikahan di usia 20’an atau lebih tepatnya antara 22 – 25. Tapi hal ini tidak dikatakan harus, karena setiap orang memiliki tujuan dan urusannya masing-masing sehingga memutuskan untuk mengulur waktu pernikahannya. Menurut saya, selama urusan yang dilakukannya itu baik / positif sih sah-sah aja untuk mengulur waktu pernikahan. Karena tidak dipungkiri menikah muda pun memiliki banyak kekurangan atau efek kurang baik pada keharmonisan rumah tangga jika masih memiliki banyak urusan dan belum bisa mengatasi ego.

Lihat Post Lainnya:
Komentar
Memuat...