Apa Artinya PEMAKZULAN ?

0

Dunia politik negara Adidaya Amerika Serikat saat ini sedang digemparkan dengan polemik sidang “Pemakzulan” yang kini dialami oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Diketahui, Trump  dituduh melakukan dua kesalahan sehingga beberapa anggota DPR AS dari partai Demokrat memilih untuk memakzulkan Trump.

Lalu, apa itu “Pemakzulan” dan mengapa hal semacam itu bisa terjadi? Yuk, kita simak penjelasan di bawah ini!

Apa Itu “Pemakzulan”?

Apa itu pemakzulan? Banyak orang tidak paham bahkan tidak tau arti kata Makzul. Menurut laman Wikipedia, Pemkzulan adalah sebuah proses penjatuhan dakwaan oleh sebuah badan legislatif secara resmi terhadap seorang pejabat tinggi negara (terutama kepala negara dan/atau kepala pemerintahan).

Tergantung pada negara yang bersangkutan, pemakzulan dapat berarti proses pendakwaan yang berujung pada pemecatan atau pelepasan jabatan, atau hanya merupakan pernyataan dakwaan resmi semata yang mirip pendakwaan dalam kasus-kasus kriminal sehingga proses pemecatan tidak termasuk pemakzulan.

Saat pejabat tersebut telah dimakzulkan, ia harus menghadapi kemungkinan dinyatakan bersalah melalui sebuah pemungutan suara legislatif, yang kemudian menyebabkan pemberhentian jabatan.

Penyebab Pemakzulan

Pemakzulan berlaku di bawah undang-undang konstitusi di banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Filipina, dan Republik Irlandia. Di Indonesia, syarat pemberhentian dan garis besar proses pemakzulan presiden dan/atau wakil presiden dimuat dalam UUD 1945 Pasal 7A dan 7B.

Hanya terjadi tiga kali dalam sejarah Amerika Serikat (AS), Presiden Trump menjalani sidang pemakzulan di Senat mulai Selasa (21/01) waktu setempat.

Presiden Trump menghadapi dua pasal pemakzulan, atau dakwaan.

Pertama, ia dituduh mencari bantuan dari pemerintah Ukraina untuk memuluskan upaya memenangkan pemilihan presiden untuk periode kedua pada bulan November nanti.

Selanjutnya, Kedua, setelah Gedung Putih menolak mengizinkan staf memberikan kesaksian dalam sidang pemakzulan fase pertama tahun lalu, kubu Demokrat menuduh Trump menghalang-halangi Kongres.

[zombify_post]

SUBSCRIBE
Subscribe sekarang dan dapatkan update terbaru melalui email
aman dari spam
Pos Lainnya

Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya