Apa Artinya Reboisasi ?

0

Reboisasi diyakini dapat membantu mengatasi/mencegah dua bencana alam yang kerap terjadi di musim hujan yaitu banjir dan longsor.

Memasuki musim penghujan, Indonesia kerap disambangi bencana banjir. Suatu bencana alam yang disebabkan oleh ulah tangan manusia. Kehidupan manusia di muka bumi ini sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidupnya kelak, namun sangat disayangkan perilaku manusia yang terlalu mengeksploitasi alam membuat bencana tak terhindarkan.

Banyak pakar / ahli lingkungan hidup dan beberapa organisasi pecinta alam menyarankan agar pemerintah menggalakan Reboisasi. Apa artinya Reboisasi?

Arti Kata Reboisasi

ads by posciety

Reboisasi dikenal sebagai usaha yang dilakukan untuk memperbaiki lahan terdegradasi dengan cara penanaman pohon kembali di dalam kawasan hutan. Reboisasi diyakini dapat mengurangi atau mengatasi / mencegah terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor, dan abrasi pantai.

3 Upaya Reboisasi

Banjir merupakan bencana alam yang dapat menimpa manusia terkhusunya mereka yang bermukim di daerah perbukitan. Selain bencana alam banjir, bencana alam lainnya yang sering terjadi di musim penghujan ialah kasus tanah longsor. Dua bencana alam ini sangat merugikan dan bisa merenggut banyak nyawa. Berikut ini upaya Reboisasi hutan yang perlu kamu ketahui.

Agroforestri Kakao

Upaya mengembalikan fungsi hutan dengan cara menggalakan penanaman kakao, keuntungan menaman kakao sendiri untuk memelihara produktivitas dalam jangka panjang sehingga dapat mengurangi serangan hama dan penyakit.

Secara finansial, dengan mengelola hutan menjadi perkebunan tanaman kakao dapat meningkatkan produktivitas kehidupan rumah tangga sehingga dapat mendorong perekonomian penduduk di kelas menengah ke bawah.

Agroforestri Durian

Tanaman durian merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk upaya mereboisasi hutan. Keuntungan mereboisasi hutan dengan tanaman durian mirip seperti menanam kakao.

Secara finansial dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga serta dapat menjaga kesuburan tanah. Selain itu, pohon durian dapat mencegah terjadinya bencana alam tanah longsor dan banjir.

Penanaman Bakau

Upaya reboisasi juga tidak hanya dilakukan di daerah perbukitan, di daerah pantai juga perlu dilakukan Reboisasi agar tidak terjadi abrasi air laut di bagian pesisir pantai.

Fungsi hutan bakau pun baik bagi ekosistem makhluk hidup seperti ikan. Dengan adanya gerakan mereboisasi kawasan pantai, penanaman bakau menjadi hutan diharapkan dapat menjaga daratan dari derasnya air laut atau tsunami.

5 Ciri Hutan yang Membutuhkan Tindakan Reboisasi

Penting bagi kita semua untuk mengembalikan fungsi lahan seperti sebelumnya. Namun sebelum itu, kamu perlu membedakan ciri-ciri hutan yang membutuhkan Reboisasi dan tidak.

Reboisasi bertujuan memperbaiki lahan yang kondisi tanahanya menjadi lebih lapuk dan mengandung lindi (alkali). Ciri-ciri hutan yang membutuhkan tindakan reboisasi antara lain:

  1. Kawasan hutan yang sudah rusak
  2. Lahan kosong yang dipenuhi semak belukar dan alang-alang
  3. Kawasan hutan yang gundul
  4. Kawasan yang telah mengalami penebangan liar
  5. Lahan kosong dalam kawasan hutan

Pihak yang berwenang dalam pengembalian fungsi hutan ialah Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan. Pihak IPPKH sudah sepantasnya melakukan kegiatan reboisasi hutan karena mereka telah menggunakan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan. Mereka juga harus patuh pada konsep Reboisasi yakni mereboisasi berkelanjutan.

Selain pihak IPPKH , pemerintah diwakili oleh Kementrian Lingkungan Hiudp dan Kehutanan berwenang melakukan kegiatan Reboisasi juga. Namun pengenalan pentingnya Reboisasi baiknya disosialisasikan sejak dini, hal ini berguna agar sejak dini anak-anak dipupuk rasa mencintai dan melindungi hutan dan alam.

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya