Apa Artinya Self Reminder ?

Dalam kehidupan sehari-hari kini sering kita jumpai tulisan “self reminder” yang berisi quotes ataupun tulisan tentang motivasi hidup. Biasanya ditujukan kepada orang-orang tertentu yang, mungkin, sedang memiliki problem hidup untuk fokus ke hal-hal yang lebih baik dalam hidupnya. Hal-hal yang mungkin dilupakannya, sehingga dia menyadari hal lain diluar problem yang dirasakannya sekarang.

Singkatnya, “self reminder” akan mengingatkan kita yang membacanya untuk tetap mawas diri, tidak lupa untuk bersyukur, dan berusaha menjadi lebih baik.

Apa saja manfaat “self reminder” yang lebih banyak dalam kehidupan kita? Berikut penjabarannya:

Menenangkan dan Memotivasi Diri

img: webmd

Ada kalanya dalam situasi yang tidak kondusif membuat diri kita down, merasa tidak memiliki banyak harapan, ataupun ingin berputus asa. Di saat seperti ini, perasaan menjadi gelisah dan pikiran menjadi tidak menentu. Kita perlu sesuatu yang dapat menenangkan diri, bahwa semuanya, bagaimanapun, akan baik-baik saja.

Di saat inilah “self reminder” akan sangat membantu memotivasi diri kita lagi. Tidak peduli seberapa parah kita telah terjatuh, akan selalu ada kata-kata yang sangat menggambarkan diri kita dan mengingatkan kita untuk bangkit kembali. Kata-kata ini yang merupakan pengingat diri atau “self reminder” dapat kita lihat di mana saja. Mungkin saat kita sedang men-scroll Instagram, atau membaca suatu artikel, atau bahkan membaca arti dalam ayat suci. Jika kita menyadarinya, itu semua bisa menjadi “self reminder” untuk diri kita.

Penerimaan Diri

img: dibalikmeja

Ini salah satu faktor penting untuk dapat bertahan di berbagai keadaan. Baik senang maupun sulit, karena ketika kita dapat menerima diri maka kita akan dapat menerima situasi dan melewatinya dengan baik.
Apa maksud penerimaan diri? Yaitu saat kita dapat mengakui bagaimana perasaan kita terhadap situasi tertentu, tidak mengelak atau menolaknya, dan merasa bahwa “it’s okay not to be okay.” Tidak apa-apa merasa tidak baik-baik saja. Setelah mengakui perasaan kita, berarti kita telah menerima diri kita segenap perasaannya dengan menyeluruh.

Hal ini akan membantu kita untuk melewati proses dalam berbagai situasi yang kita hadapi. Setidaknya, ada kalimat dalam diri kita yang menyatakan bahwa kita tidak kehilangan diri sendiri dan semuanya akan baik-baik saja.

Mengambil Keputusan

img: news.psu.edu

Terkadang, ada saat-saat dalam hidup dimana kita dihadapkan pada berbagai pilihan yang semuanya tampak baik. Namun, dibalik itu, kita tahu akan berdampak besar terhadap kehidupan kita. Lalu, bagaimana cara mengambil keputusan yang sekiranya tepat untuk kita?

“Self reminder” dapat membantu kita untuk memikirkan salah satu keputusan yang paling mendekati diri kita (apa yang benar-benar kita butuhkan dan kita inginkan). Dengan mengingat hal-hal tentang diri yang mungkin kita lupakan, mengingat apa yang sebenarnya kita butuhkan, maka insyaAllah kita dapat mengambil keputusan yang paling baik diantara semuanya.

Mengontrol Diri

img: istockphoto

Di saat yang emosional, hampir semua yang kita katakan akan menyakiti perasaan orang lain di sekitar kita. Ini tentu akan menjadi bumerang bagi kita di kemudian hari, karena perbuatan yang tidak kita sadari telah melakukannya. Untuk menghindari ini, kita sebaiknya dapat mengontrol diri di berbagai situasi dan kondisi.

Salah satu yang dapat membantu kita adalah “self reminder” yang akan menenangkan diri, menahan diri dari perbuatan yang tidak kita sadari, dan “mengalihkan” kita sejenak pada hal-hal baik yang mungkin kita lupakan. Sehingga kita tidak tenggelam dalam perasaan emosi yang negatif, tapi dapat membebaskan diri kita pada sesuatu yang lebih positif dalam hidup ini.

Memang tidak mudah, tidak juga serta merta kita langsung merasa baik, lalu bangkit kembali seolah tidak ada problem yang terjadi. Karena semuanya butuh proses. Dan dalam proses itulah “self reminder” bekerja sebagai “motivator pribadi” kita, yang akan mengingatkan tentang diri kita dan kehidupan yang sebenarnya. Tidak ada yang lebih baik daripada saat kita down, lalu diingatkan bahwa semuanya tidak seburuk itu dan semuanya akan baik-baik saja.

Inilah beberapa alasan, mengapa “self reminder” menjadi sesuatu yang begitu penting dalam melewati perjalanan hidup. Kita tidak hanya membutuhkannya di saat sulit dan merasa lemah, tetapi juga di saat senang dan gembira. Seperti kata pepatah, “this too shall pass” atau “ini pun akan berlalu”.

Apa Artinya?
Komentar (0)
Tambah Komentar