Teknologi Canggih Facebook Untuk Melawan Kekerasan Terhadap Anak

Bulan lalu, kepada keamanan Facebook “Antingone Davis” mempublikasikan sebuah postingain di newsroom Facebook tentang bagaimana media sosial melakukan perlawanan terhadap kekerasan pada anak dibawah umur. Postingannya menarik, sehingga saya memutuskan untuk menyebarkannya disini.

Ia mengatakan bahwa perusahaannya itu telah memulai ini sejak lama, dimulai dari perekrutan karyawan Facebook yang harus berusia minimal 13 tahun. Bahkan Facebook menggunakan sistem photo-matching untuk memastikan bahwa poto dan data dari orang tersebut adalah asli yang bekerja sama dengan NCMEC.

Ini merupakan langkah yang sangat baik yang dilakukan Facebook sudah sejak lama, karena melakukan perekrutan karyawan di bawah umur merupakan suatu pelanggaran besar yang dimasukkan sebagai kekerasan terhadap anak di bawah umur. Jika di Indonesia, minimal harus berusia 18 tahun.

Facebook juga mengembangkan AI dan teknik mesin lainnya untuk dapat menaklukan kekerasan terhadap anak di bawah umur di internet khususnya di media sosial Facebook. Karena sebuah konten yang dinaikkan ke Facebook pun bisa saja merupakan suatu kekerasan terhadap anak jika tidak dipantau dengan cara yang tepat.

Nantinya, setiap kiriman termasuk gambar dan video dapat dipindai (scan) secara otomatis. Jika terbukti melanggar, maka akun itu akan dimasukkan ke daftar hitam Facebook dan tentu dicap sebagai kejahatan khususnya untuk kejahatan kekerasan terhadap anak walaupun hanya sebuah untaian tulisan.

Seperti yang kita ketahui beberapa tahun ke belakang, Facebook di Indonesia seringkali diramaikan oleh konten-konten dewasa yang tidak pantas dan konten-konten yang mengandung kekerasan seperti hoax (berita palsu) / menjelek-jelekkan suatu kelompok.

Ini tentu merupakan tugas besar bagi pemilik / pengelola situs, terutama Facebook yang dikenal sebagai media sosial terbesar di Indonesia bahkan dunia. Temukan teknologi-teknologi lainnya dari Facebook yang sedang dikembangkan dan direncanakan utuk mencapai kedamaian online di Newsroom Facebook termasuk di postingan yang dikirim oleh Davis tentang keamanan Facebook dari kejahatan.

Loading...

POS Lainnya:
Komentar
Memuat...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi