12 Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil Karena Dapat Membahayakan Janin

0

Buah adalah makanan yang kebanyakan diantaranya adalah untuk menyehatkan, namun pada kondisi tertentu buah juga bisa jadi membahayakan kesehatan. Khususnya untuk ibu hamil.

Kehamilan merupakan suatu anugerah bagi wanita yang sudah berumah tangga, apalagi kalau hamil anak pertama, segala sesuatunya diperhatikan secara seksama, terutama soal makanan. Karena tidak semua makanan boleh dimakan oleh ibu hamil. Memang, pada dasarnya ibu hamil harus banyak mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin agar buah hati tumbuh dengan baik dalam janin.

Meski di satu sisi buah-buah ini memiliki manfaat yang banyak dan sangat baik bagi ibu hamil, namun ada juga yang memiliki resiko cukup berbahaya bagi ibu dan calon bayinya. Alasan buah-buahan tersebut tidak boleh dikonsumsi diantaranya ada yang membuat kadar asam dalam perut meningkat hingga yang paling fatal adalah beresiko membuat janin tumbuh cacat atau keguguran.

Lalu, buah apa saja itu yang tidak boleh dimakan oleh ibu hamil? Mengapa demikian? Berikut ini adalah daftar buah yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil beserta penjelasannya.

Anggur

Anggur memiliki kandungan resveratrol yang mampu membuat hormon tidak stabil. Resveratrol adalah senyawa yang merupakan bagian dari antioksidan yang ditemukan dalam anggur merah.

Masa hamil merupakan masa yang cukup sensitif bagi wanita karena adanya perubahan hormon-hormon tertentu, salah satunya adalah progesteron.

Dengan mengonsumsi Anggur, hormon akan semakin tidak stabil. Ini tentu akan merugikan ibu hamil sehingga baiknya jangan mengonsumsi buah Anggur dulu saat hamil.

Nanas

Nanas dipercaya menjadi buah yang sangat beresiko terhadap ibu hamil karena kandungan bromelainnya dapat memecah protein. Bromelain dapat melunakkan serviks (leher rahim) yang merupakan bagian ujung rahim yang menyempit dengan ujung inferior (bawah) mengarah ke vagina pada sistem reproduksi wanita.

Bisa dibilang, serviks adalah penghubung mulut rahim dengan vagina. Salah satu fungsi kanalis servikalis ini adalah sebagai tempat lewatnya bayi saat proses persalinan. Jika serviks menjadi lunak karena buah nanas, dapat mengakibatkan persalinan dini atau keguguran.

Semangka

Semangka memiliki sifat diuretik. Sifat diuretik ini dapat membuang nutrisi ibu hamil dan janinnya yang mana sangat dibutuhkan bagi tubuh mereka. Ini menjadikan semangka menjadi buah yang tisak boleh dimakan ibu hamil. Tak hanya itu, kadar gula dalam semangka juga dapat membuat kadar glukosa dalam darah meningkat. Jika kadar glukosa ibu hamil meningkat, dapat menyebabkan terserang diabetes gestasional.

Pisang

Buah pisang masuk ke dalam jenis buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil dalam kondisi tertentu, yaitu jika sang ibu merupakan penderita diabetes.

Buah pisang mengandung chitinase yaitu semacam lateks yang sangat berbahaya bagi penderita diabetes. Terlebih, pisang juga mengandung gula yang cukup tinggi. Tak hanya gulanya yang berbahaya, pisang juga mengandung protein tinggi sehingga akan berbahaya bagi janin apabila terlalu berlebih.

Berdasarkan penelitian Jurnal Ecology of Food and Nutrition tahun 2010, makanan berprotein tinggi sebisa mungkin dihindari karena akan menyebabkan pertumbuhan bayi yang berlebihan yang juga akan menyulitkan persalinan nantinya.

Durian

Mengonsumsi buah durian saat hamil ternyata memiliki resiko yang cukup besar. Durian menjadi buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil.

Buah durian mengandung alkohol dan kandungan asam yang berasal dari asam arachidonat. Tak hanya itu, buah durian juga mengandung karbohidrat dan gula yang tinggi sehingga bisa membuat janin kelebihan berat badan jika ibu hamil mengonsumsinya berlebihan. Tentu janin yang kelebihan berat badan akan menyulitkan proses persalinan nantinya.

Pepaya

Buah Pepaya apalagi yang mentah ternyata dilarang untuk dikonsumsi saat hamil. Sama halnya seperti Durian, buah Pepaya juga mengandung lateks yang dapat menyebabkan kontraksi. Mengonsumsi Pepaya mentah atau setengah matang (yang mengandung lateks konsentrasi tinggi sehingga menghasilkan kontraksi uterus) bisa jadi tidak aman untuk kehamilan.

Selain lateks, pepaya juga mengandung papain yang dapat menyebabkan induksi persalinan. Induksi persalinan adalah proses stimulasi untuk merangsang kontraksi rahim sebelum kontraksi alami terjadi dan ditujukan untuk mempercepat proses kelahiran.

Efek samping di beberapa kasus lainnya adalah lateks dan papain juga dapat menyebabkan alergi loh…

Kurma

Kurma memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil. Akan tetapi, mengonsumsi buah kurma secara berlebihan dilarang untuk ibu hamil. Konsumsi kurma berlebih beresiko mengalami kenaikan berat badan di atas rata-rata, gula darah tinggi, dan diabetes gestasional karena kurma memiliki kandungan gula yang sangat tinggi.

Melon

Tidak semua jenis Melon dilarang untuk dikonsumsi ibu hamil. Hanya Melon jenis cantaloupe dan Melon merah yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.

Buah Melon jenis ini dapat menyebabkan kelahiran prematur hingga cacat karena kulit luarnya bisa saja tercemar bakteri.

Salah satu bakterinya adalah bakteri salmonella, yang dapat menyebabkan ibu hamil terancam terkena virus TORCH atau Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV).

Virus TORCH ini tidak berbahaya bagi tubuh normal tetapi sangat berbahaya bagi ibu hamil. Karena itu, hindari mengosumsi buah Melon jenis ini.

Nangka

Menurut studi fitokimia dalam Jurnal Food Research International tahun 2011 oleh Manjeshwar Shrinath dan kawan-kawan dalam buah Nangka terdapat flavonoid, sterol, dan prenilflavon yang mungkin bertanggungjawab atas berbagai sifat farmakologis.

Selain itu, nangka mengandung senyawa yang bisa membuat perut terasa panas. Rasa panas ini timbul karena lambung yang iritasi akibat produksi asam lambung yang meningkat karena buah Nangka mengandung serat tinggi sehingga membuat perut (organ lambung) bekerja lebih berat dalam menghasilkan asam lambung untuk mencernanya.

Untuk ibu hamil penderita maag dan diabetes dilarang memakan buah ini yah…

Mangga Matang

Mangga matang juga tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung gula yang tinggi. Kandungan gula yang tinggi ini beresiko terhadap ibu hamil dan janinnya terutama jika ibu hamil penderita diabetes.

Sedangkan bagi janinnya ditakutkan mengalami kelebihan berat badan yang akhirnya menyulitkan proses persalinan.

Kelapa

Sebenarnya air Kelapa sangat bermanfaat bagi ibu hamil seperti memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah infeksi saluran kencing, melancarkan sirkulasi darah, dan mengatasi konstipasi. Meminum air Kelapa juga dapat mengurangi kelelahan.

Tetapi, sebenarnya Kelapa juga memiliki efek buruk seperti menyebabkan alergi di beberapa kasus ibu hamil, meningkatkan reaksi alergi bagi tubuh, memicu diare, meningkatkan kadar gula, menurunkan kualitas air ketuban karena mengganggu keseimbangan cairan elektrolit sehingga air ketuban tidak sehat.

Apabila cairan ketuban terganggu kualitasnya, tentu akan sangat membahayakan kesehatan janin, terlebih jika ibu hamil melakukan persalinan caesar.

Asam Jawa

Menjadi hal yang lazim ketika ibu hamil mengidamkan makanan yang rasanya manis, seperti buah Asam Jawa. Sebenarnya, Asam Jawa aman-aman saja jika dikonsumsi secara normal oleh ibu hamil. Namun, jika dikonsumsi berlebihan Asam Jawa ini bisa menimbulkan kerugian.

Sebab Asam Jawa mengandung vitamin C yang jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan produksi hormon progesteron tertahan. Hasilnya, kadar progesteron yang rendah dapat menyebabkan keguguran, hingga kerusakan sel pada janin.


Nah itulah beberapa buah yang sebaiknya tidak dimakan oleh ibu hamil apalagi mengonsumsinya secara berlebihan. Penting bagi seorang ibu hamil dalam menjaga pola makan serta asupan gizi yang diperlukan demi kesehatan dan perkembangan janin.

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya