Cara Belajar Bahasa Asing dengan Cepat

Menurutmu, berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk bisa fasih seperti native dalam bahasa asing? Waktu yang lama, kan? Namun, ada cara rahasia yang memungkinkan kamu mencapai tingkat native dalam waktu kurang dari setahun. Melansir dari lingoci.com, kefasihan percakapan berarti kemampuan untuk melakukan percakapan tentang hal-hal normal sehari-hari dengan penutur asli dengan kecepatan percakapan yang normal. Inilah yang kamu butuhkan jika tujuan akhirmu adalah untuk dapat mengenal orang asing, memahami budaya mereka, atau dapat berbaur di negara mereka.

Sebagian besar penelitian ini berfokus pada poliglot–orang yang dapat berbicara dalam beberapa bahasa. Jika kamu pernah bertemu poliglot, mungkin yang pertama kamu pikirkan adalah mereka ini manusia super. Tetapi mereka akan menjadi yang pertama memberi tahu mu bahwa mereka tidak memiliki kekuatan khusus. Sebaliknya, keberhasilan mereka dengan bahasa sebagian besar disebabkan oleh prinsip-prinsip yang mereka ikuti. Dalam panduan singkat ini, kami akan menjelaskan prinsip-prinsipnya. Jika kamu mengikuti mereka, insyaAllah kamu dapat mencapai kelancaran percakapan dalam bahasa asing dalam waktu 12 bulan. Jadi, mari kita mulai:

Jadikan Pembelajaran Bahasa Asing Sebagai Kebiasaan

img: studyandgoabroad

Banyak orang mengeluh bahwa mereka tidak bisa belajar bahasa karena terlalu sulit atau mereka tidak “jago” dalam berbahasa. Pada kenyataannya, alasan nomor satu untuk kegagalan adalah bahwa orang tidak dapat melatih diri mereka sendiri untuk berlatih bahasa secara konsisten.

Untuk mencapai konsistensi ini, kamu perlu mengembangkan kebiasaan sehari-hari. Kebiasaan adalah kunci perubahan perilaku, karena begitu kamu membentuknya, kamu tidak perlu bergantung pada kemauan atau motivasi. Seperti yang dikatakan Maneesh Sethi:

“Pikirkan bagaimana rasanya tidur tanpa menyikat gigi. Rasanya salah. Kamu merasa hari mu belum lengkap—dan kamu bahkan akan bangun dari tempat tidur untuk melakukannya. Mengapa? Karena menyikat gigi sudah mendarah daging dalam rutinitas harian mu sehingga membutuhkan lebih banyak kemauan untuk TIDAK menyikat daripada hanya menyikat! Ini adalah kebiasaan yang terbentuk secara mendalam— dan kamu jarang melewatkan satu hari pun.”

Sekarang, coba bayangkan, seberapa cepat kemampuan mu akan meningkat jika kamu dapat membentuk kebiasaan sehari-hari yang serupa dengan pembelajaran bahasa?

Pelajari Kosa Kata yang Tepat dengan Teknik yang Benar

img: timesofmalta

Alasan paling umum yang diberikan orang karena tidak dapat belajar bahasa adalah karena mereka memiliki ingatan yang buruk. Tapi sebenarnya, ini kurang berkaitan dengan memori mereka dan lebih berkaitan dengan teknik mereka.

Berikut adalah 5 teknik yang dapat kamu ikuti untuk meningkatkan kosakata mu dengan cara yang paling praktis:

  • Pelajari bahasa yang serumpun. Ini adalah kata-kata yang hampir persis sama dalam bahasa lain. Misalnya, gratitud dalam bahasa Spanyol artinya sama dengan thanks dalam bahasa Inggris. Bahasa roman seperti Spanyol, Prancis, dan Italia memiliki ratusan kata yang sama dengan bahasa Inggris. Kamu dapat dengan mudah menemukan daftar serumpun ini secara online. Pengucapannya akan sedikit berbeda, jadi periksa dengan menggunakan Forvo, situs gratis yang brilian di mana kamu dapat mendengarkan penutur asli mengucapkan kata-kata tertentu.
  • Pelajari kata-kata yang paling umum digunakan. Untuk mencapai kefasihan tingkat asli dalam suatu bahasa, kamu biasanya perlu mengetahui setidaknya 50.000 kata. Tetapi untuk mencapai kelancaran percakapan, kamu hanya perlu mempelajari sebagian kecil dari itu–2000 hingga 3000 kata. Ini karena dalam semua bahasa, ada sebagian kecil kata yang membentuk mayoritas bahasa lisan. Sekali lagi, kamu dapat menemukan daftar kata-kata ini secara online. Namun, kamu juga akan menemukan mereka secara alami saat berbicara dan mendengarkan orang berbicara. Tuliskan dan pelajari kata-kata yang umum digunakan sambil mengabaikan kata-kata kompleks yang jarang kamu dengar.
  • Pelajari kata-kata yang relevan bagi mu. Lakukan ini dengan berfokus pada topik yang menarik minat mu atau yang muncul dalam kehidupan mu sehari-hari. Ini bisa terkait dengan pekerjaan atau aktivitas waktu luang mu. Dengan berfokus pada hal-hal yang relevan, kemungkinan besar kamu akan benar-benar menggunakan kata-kata yang dipelajari dalam kehidupan nyata. Kamu juga akan lebih mudah menghafal kata-kata ini.
  • Gunakan flashcards dan pengulangan spasi. Flashcards jadi salah satu cara yang paling efektif untuk menghafal bahasa. Teknik ini menerapkan konsep yang disebut “pengulangan spasi”–algoritme mempelajari seberapa baik kamu mengetahui setiap kata di kartu flash, lalu memprioritaskannya sehingga kamu akan dituntun mempelajari hal-hal yang tidak kamu ketahui, tanpa membuang waktu untuk hal-hal yang sudah kamu mengerti.
  • Gunakan buku catatan dan bawa kemana-mana. Tuliskan kosakata yang relevan yang mu temui setiap kali kamu dihadapkan pada bahasa tersebut. Meskipun kamu dapat menggunakan kamus online untuk menemukan terjemahan, tetap disarankan untuk menuliskan kata-kata tersebut di buku catatan daripada merekamnya di perangkat. Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika kamu menulis (bukan mengetik), kemampuan mu untuk mengingat informasi meningkat secara signifikan. Para peneliti percaya bahwa ini karena menulis lebih lambat dan melibatkan pemrosesan mental yang lebih dalam.

Benamkan diri mu dengan sumber daya gratis. Belajar bahasa tidak pernah semudah ini tanpa benar-benar bepergian ke negara tempat bahasa itu digunakan. Sekarang ada banyak sekali sumber bacaan dan mendengarkan (reading and listening) gratis yang dapat kamu akses secara online. Gunakan itu untuk membenamkan diri mu dalam bahasa setiap hari.

Idealnya, kamu harus menggunakan materi pembelajaran online ini hanya satu tingkat di atas kemampuan bahasa mu sendiri. Dalam linguistik, materi pada tingkat ini dikenal sebagai “input yang dapat dipahami”. Sederhananya, ini berarti kamu seharusnya dapat memahami apa pun yang kamu baca atau dengarkan di materi itu. Kamu harus memperluas zona nyaman mu dengan mengetahui kosa kata yang cukup untuk memungkinkan kamu memahami dan menafsirkan bahasa baru.

Ucapkan Sejak Hari Pertama Belajar

img: thejakartapost

Seperti yang dijelaskan di bagian terakhir, yang kamu butuhkan hanyalah akses ke internet untuk meningkatkan keterampilan mu dalam membaca dan mendengarkan. Untuk kemampuan berbicara, cara terbaiknya adalah dilakukan dengan manusia lain.

Ada tiga opsi utama di sini. Opsi gratisnya adalah menemukan penutur asli untuk berkomunikasi. Situs seperti Meetup.com sering mengadakan pertemuan pertukaran bahasa yang dapat kamu hadiri. Satu kelemahan dari ini adalah tidak terlalu efisien karena kamu harus pergi ke pertemuan dan malah menghabiskan sebagian waktu untuk membantu orang lain yang mempelajari bahasa mu sendiri.

Pilihan lain adalah mengikuti kelas bahasa. Ini bisa bagus dari perspektif sosial, tetapi jika tujuan kamu adalah untuk berlatih berbicara, itu tidak ideal karena kamu harus bergantian dengan pelajar lain.

Namun, pilihan yang paling efisien adalah mengambil kelas privat. Biayanya bisa sedikit lebih tinggi, tetapi kamu akan bisa mendapatkan latihan berbicara yang ekstensif dengan tutor asli yang berpengalaman.

Nikmati Perjalanan dalam Belajar Bahasa Asing

Sebelumnya, kita menyoroti mengapa lebih masuk akal untuk fokus mencapai kefasihan percakapan, daripada kefasihan tingkat asli. Karena itulah dibutuhkan kebanyakan orang, dan melalui pembelajaran mendalam itu dapat dicapai hanya dalam 12 bulan.

Apakah kamu bisa mencapai kelancaran percakapan dalam 12 bulan atau lebih, itu akan menjadi perjalanan yang membutuhkan motivasi yang konsisten. Kebanyakan orang menyerah belajar bahasa karena mereka mempelajari buku pelajaran yang membosankan dan mencoba mengandalkan kemauan mereka untuk terus maju. Sedangkan dalam mempelajari bahasa, kamu tidak bisa mengandalkan kemauan saja. Inilah sebabnya mengapa kamu perlu menikmatinya sepanjang waktu.

Jika kamu bersenang-senang, maka kamu ingin berlatih bahasanya setiap hari. Jadi, jangan terobsesi dengan latihan tata bahasa–sebagai gantinya, lakukan hal-hal yang kamu sukai dan fokus pada topik yang kamu minati. Selamat menikmati perjalanan “belajar bahasa” mu, semoga bermanfaat, ya!

Language
Komentar (0)
Tambah Komentar