Cara Kustomisasi Halaman Awal Google Chrome

0

Halaman awal atau homepage Google Chrome dengan search bar-nya yang siap untuk dijelajahi akan menghemat waktumu pada saat membuka browser ini. Tapi, kamu juga bisa mengatur halaman awal Google Chrome-mu sesuai keinginan. Kamu dapat menyesuaikan Google Chrome untuk membuka halaman apa pun di halaman awal atau homepage. Homepage ini akan akan tampil berbeda saat kamu mengaturnya.

Halaman awal Google Chrome-mu adalah halaman yang ditampilkan saat pertama kali meluncurkan Chrome di perangkatmu. Beranda adalah halaman yang kamu tuju saat kamu mengeklik Beranda. Jika halaman awal, beranda, atau browser-mu tiba-tiba berubah, maka kamu mungkin memiliki software yang tidak diinginkan atau berbahaya. Segera cari tahu cara membersihkan perangkatmu dari malware dan menyetel ulang browser-mu.

Nah, langsung saja jika kamu ingin mengkustomisasi homepage Chrome untuk menampilkan laman yang berbeda, ikuti cara mengkustomisasi homepage Chrome berikut ini:

ads by posciety

  1. Buka aplikasi Chrome di Android, klik titik tiga di pojok kanan atas, dan pilih “Settings” atau “Pengaturan”
  1. Pilih “Homepage” atau “Beranda”
  1. Dibawah “Chrome’s homepage” atau “beranda Chrome”, pilih dan tulis laman khusus yang ingin kamu jadikan homepage.

Nah itu tadi cara mengkustomisasi homepage Chrome. Mudah sekali, bukan?

Mengutip dari UXDesign, Google yang terkenal dengan desainnya yang minimal, telah menjadi mesin pencari terbesar di dunia dengan lebih dari 70% dari semua pencarian dilakukan melalui mesin pencarinya. “Fokus pada pengguna dan yang lainnya akan mengikuti. Dengan pemikiran ini, kami berupaya merancang pengalaman yang menginspirasi dan mencerahkan pengguna kami.”

Pada tahun 2017 dimana Google pertama kali merilis homepage seluler berbasis feed yang baru di AS, mungkin ini adalah pembaruan homepage yang paling drastis dan signifikan sejak tahun 1996, tulis Clark Boyd, seorang spesialis SEO dan SEM di Search Engine Watch. Para pengamat melihat apa yang berubah dari peluncuran ulang ini, dan bagaimana hal itu dapat mengubah banyak hal bagi pemasar kedepannya.

Ada sebuah sejarah unik dari browser Google Chrome sendiri, entah kamu sudah mengetahuinya atau belum. Tetapi, kamu dapat dengan mudah menemukan cerita singkat dari awal mula ide Google Chrome dibangun.

Pada awalnya, CEO Google, Eric Schmidt, menentang pengembangan browser web independen selama enam tahun. Dia menyatakan bahwa “pada saat itu, Google adalah perusahaan kecil”, dan dia tidak ingin mengalami “perang browser yang memar”. Setelah pendiri bersama Sergey Brin dan Larry Page menyewa beberapa pengembang Mozilla Firefox dan membuat demonstrasi Chrome, Schmidt mengatakan bahwa “Itu sangat bagus sehingga pada dasarnya memaksa saya untuk berubah pikiran.”

Pada September 2004, rumor tentang Google membangun web browser pertama kali muncul. Jurnal online dan surat kabar AS menyatakan pada saat itu bahwa Google mempekerjakan mantan pengembang web Microsoft, antara lain. Itu juga datang tidak lama setelah perilisan final Mozilla Firefox, yang popularitasnya melonjak dan mengambil pangsa pasar dari Internet Explorer, yang menderita masalah keamanan utama. Pengembangan browser dipimpin oleh Sundar Pichai, seperti dilansir dari Wikipedia.

Pengumuman perilisan Google Chrome awalnya dijadwalkan pada 3 September 2008, dan komik oleh Scott McCloud akan dikirim ke jurnalis dan blogger menjelaskan fitur-fitur di dalam browser baru tersebut. Namun, rupanya salinan yang ditujukan untuk Eropa dikirim lebih awal dan blogger Jerman Philipp Lenssen dari Google Blogoscoped menyediakan salinan pindaian komik 38 halaman tersebut di situsnya setelah menerimanya pada tanggal 1 September 2008.

Akhirnya pada 2 September 2008, browser Google Chrome pertama kali dirilis untuk Windows XP dan kemudian, dengan 43 bahasa yang didukung, secara resmi merupakan versi beta, dan sebagai perilisan publik yang stabil pada 11 Desember 2008. Pada hari yang sama, berita CNET menarik perhatian ke bagian dalam pernyataan Persyaratan Layanan untuk rilis beta awal, yang tampaknya memberi Google lisensi untuk semua konten yang ditransfer melalui browser Chrome. Bagian ini diwarisi dari persyaratan layanan Google umum. Google menanggapi kritik ini segera dengan menyatakan bahwa bahasa yang digunakan dipinjam dari produk lain, dan menghapus bagian ini dari Persyaratan Layanan.

Setelahnya, Google Chrome terus mengembangkan berbagai fitur baru dengan timnya yang luar biasa, yang memberikan dampak secara luas pada penggunanya di seluruh dunia. Itulah sedikit sejarah unik dari peluncuran Google Chrome, setelah kita mengetahui cara mengkustomisasi homepage Chrome. Apakah kamu sudah mencobanya? Adakah trik dan tips lain di Chrome yang berguna untuk dibagikan? Tulis di komentar, ya. Semoga bermanfaat!

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya