7 Cara Membuat Profil LinkedIn Kamu Jadi Lebih Menarik

Seperti yang kita tahu, LinkedIn adalah platform jaringan sosial berorientasi bisnis, terutama digunakan oleh profesional. Pada April 2018 saja, Linkedin menyatakan memiliki lebih dari 546 juta pengguna di lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya. Sedangan Statista.com menyatakan bahwa di waktu yang sama, Linkedin memiliki 260 juta pengguna aktif. Sebelum kita memulai ke 7 cara membuat profil LinkedIn yang menarik, lebih dulu jawablah pertanyaan ini. Apakah judul di profil-mu memberi tahu koneksi yang akan datang tentang keahlianmu yang paling relevan? Apakah kamu memiliki foto latar belakang LinkedIn? Apakah foto latar belakang LinkedIn-mu terlihat bagus? Jika kamu sedang mencari pekerjaan baru, dapatkah atasanmu saat ini melihat pembaruan itu? Apakah kamu tahu cara memberi tahu perekrut bahwa kamu terbuka untuk peluang pekerjaan?

Nah, jika kamu menjawab “tidak” untuk salah satu atau bahkan banyak dari pertanyaan di atas, saatnya meluangkan waktu untuk membaca 7 cara membuat profil LinkedIn yang menarik—agar kamu menampilkan yang terbaik di situs jaringan profesional favorit ini.

1. Buat URL Vanity

Jika kamu sedang mencari pekerjaan, berjejaring, atau hanya melakukan hal-hal karier di LinkedIn, membuat URL yang bagus adalah hal pertama yang harus kamu lakukan. Buatlah suatu nama yang cukup mudah, mungkin bisa dengan meniru email kantor atau email pribadimu. Buka Linkedin untuk melihat apa nama yang tersedia dan buat URL unik milikmu hari ini dan bagikan!

2. Miliki Foto Profil LinkedIn dan Foto Latar Belakang yang Bagus

Sebagian besar profil LinkedIn-mu akan menjadi lem yang menarik koneksi—artinya harus terlihat sangat profesional dan informatif. Foto latar belakangmu adalah kesempatan untuk menambahkan sedikit kilau yang menarik ke profil-mu. Namun, tidak semua punya uang untuk memotret secara profesional. Lagipula, siapa yang punya waktu untuk repot-repot melakukan itu? Berita baiknya adalah kita bisa “memalsukannya” dengan cukup baik. Silahkan mencari panduan bagaimana mendapatkan “headshot profesional” untuk digunakan pada foto profil LinkedIn-mu yang telah disediakan banyak web.

3. Buat Judul yang Keren !

Judul di profil-mu harus merupakan ringkasan yang memukau tentang siapa kamu, apa yang kamu lakukan, dan bagaimana kamu melakukannya.

Daripada hanya mencantumkan “apa yang kamu lakukan”, pertimbangkan untuk menulis “apa yang kamu lakukan” ditambah “bagaimana kamu melakukannya”. Misalnya, jika kamu seorang desainer grafis, jangan berhenti di “Desainer Grafis”. Tambahkan di mana spesialisasi-mu seperti, desain web, desain barang kemasan, atau keahlian khusus dalam perangkat lunak tertentu.

4. Buat Lencana Profil LinkedIn

Tahukah kamu bahwa LinkedIn membuat Lencana Profil untuk tujuan tertentu untuk dimasukkan ke blog, situs web, atau portofolio pribadimu sendiri? Jika kamu memiliki blog atau portofolio pribadi, manfaatkan Lencana Profil ini sebaik mungkin. Karena Lencana Profil ini udah diformat, dikodekan, dan siap untuk dibagikan. Lencana ini terdapat dalam beberapa format dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

5. Atur Informasimu Sesuai Kepentingannya

Linkedin memungkinkanmu untuk memasukkan (atau mengabaikan) beberapa bagian di profil-mu. Perlihatkan apa yang ingin kamu tampilkan di bagian profil LinkedIn yang meliputi:

  • Pendahuluan
  • Tentang
  • Latar Belakang (Pengalaman Kerja, Pendidikan, Lisensi + Sertifikasi, Pengalaman Relawan)
  • Keterampilan
  • Prestasi (Publikasi, Paten, Kursus, Proyek, Penghargaan, Skor Tes, Bahasa, Organisasi)
  • informasi tambahan lainnya

Ini seperti kamu mengisi data diri di situs web Jobsciety.Com, lengkapi informasi agar tampilan profil kamu terlihat lebih menarik.

6. Sembunyikan Status Aktivitasmu

Ini adalah tips penting khususnya bagi para pencari kerja, terutama bagi kamu pekerja yang sedang mencari kerja. LinkedIn sebenarnya bisa menjadi tempat yang cukup berbahaya untuk mencari pekerjaan—banyak yang telah mendengar cerita horor tentang bos yang diam-diam diberitahu bahwa karyawan mereka mendapatkan pekerjaan baru. Ketika LinkedIn mulai memunculkan titik hijau di “status” pengguna, ini membuat beberapa pencari kerja cukup kesal. Karena tiba-tiba, bos mereka dapat ‘mengawasi’ dengan jelas tentang aktivitas mereka.

7. Biarkan Perekrut Tahu Bahwa Kamu Aktif Mencari Kerja

Perekrut dan manajer perekrutan tidak tajam penglihatannya, tetapi mereka sangat aktif di LinkedIn. Jika kamu mencari peluang baru, beri tahu para perekrut.

Di bawah Minat Karir, alihkan warna “sakelarnya” untuk memberi tahu perekrut bahwa kamu terbuka untuk peluang baru. Kamu juga bisa membuatnya lebih spesifik dan memberi tahu perekrut apa yang kamu cari dari empat opsi:

  • Secara aktif melamar
  • Melihat dengan santai
  • Tidak mencari, tetapi terbuka untuk penawaran
  • Tidak terbuka untuk penawaran

Kamu juga dapat mengatur lokasi seberapa dekat peluang pekerjaanmu dengan rumah kamu saat ini, apakah kamu terbuka untuk bekerja dari jarak jauh, dan berapa banyak pekerjaan yang kamu cari (yaitu penuh waktu, kontrak, paruh waktu, magang, sukarelawan, atau sementara.)

Sekarang kamu telah mengetahui 7 cara membuat profil LinkedIn yang menarik. Dengan mengikuti cara-cara ini, diharapkan kamu dapat memberi tampilan terbaikmu di jejaring sosial tersebut dan, bagi kamu pencari kerja, bisa mendapatkan peluang baru yang kamu inginkan. Semoga bermanfaat!

Linked In
Komentar (0)
Tambah Komentar