Gunakanlah Ponsel Cerdas dengan Cara Cerdas & Sehat !

Sehat Itu Penting, Semua Tau Itu !

Semakin canggih teknologi / gadget seharusnya mempererat dan mampu memperbanyak pertemanan, tapi tidak sedikit juga yang justru malah membuat persahabatan “tidak dapat rasanya” atau orang-orang sekarang bilangnya mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.

Handphone, salah satu gadget yang selalu menemani kita kemanapun. Bahkan, di jaman seperti ini tidak hanya orang dewasa saja, tidak hanya orang kaya saja, tapi semua orang bisa memiliki HP termasuk bocah SD yang mungkin kalian pun pernah melihatnya di jam-jam istirahat sekolah.

Semakin kita dekat dengan sesuatu, tentu akan semakin merasakan segala hal baik dan buruk daripadanya. Termasuk smartphone / mobile phone, tidak perlu dibuktikan lagi, kita semua pasti pernah merasakan semua keuntungan yang diberikan oleh smartphone tapi kadang melupakan apa dampak negatif yang diterima.

Dahulu kala, siapapun yang berhadapan dengan komputer atau layar yang memantulkan cahaya tentu sudah mengetahui dampaknya yaitu sakit mata, sakit pinggang, dsb. Saat ini, tidak hanya komputer saja tapi juga termasuk gadget di dalamnya. Gadget ternyata bisa bikin sakit / menimbulkan penyakit terhadap penggunanya !

Karena efek negatifnya tidak instan, memerlukan waktu beberapa bulan / tahun untuk pembuktiannya. Hal ini sering di abaikan karena manusia merasa “tidak ada efek buruknya”. Percaya tidak percaya, kamu harus setuju dengan pernyataan ini “smartphone dapat menimbulkan penyakit terhadap penggunanya”.

Beruntungnya kita semua telah membaca artikel ini. Disini, sebagai pengguna gadget aktif, saya akan menyimpulkan beberapa tindakan penting dalam menggunakan gadget agar tidak menimbulkan penyakit pada diri. Ya setidakya, penyakit itu tidak terlalu buruk.

Cahaya Biru / Blue Light

Ini yang sedang dikembangkan banyak produsen smartphone termasuk OPPO, kalian mungkin sering melihat pengaturan cahaya yang mengganti warna layar atau biasa dikenal dengan Eye Protection / Perlindungan Mata. Maksudnya bukan cahaya yang melindungi mata, karena semua cahaya tidak ada yang disebut “pelindung”. Melainkan cahaya yang tidak merusak mata, ya setidaknya “tidak begitu merusak mata“.

Kita pernah mempelajari di sekolah atau tempat les, bahwa matahari memiliki cahaya biru / blue light yang dapat membuat manusia beraktifitas dengan semagat di siang hari dan menahan rasa ngantuk terpancar olehnya. Itulah alasannya kita tidak akan tahan melihat langsung ke arah matahari. Tapi ini jarang terjadi, karena tidak hanya satu cahaya saja yang dimiliki oleh matahari melainkan cahaya lainnya yang juga dapat menyehatkan tubuh dan membantu manusia beraktifitas dengan lebih cepat ketimbang malam hari.

Begitu pun cahaya yang dipancarkan oleh layar smartphone, memiliki blue light yang dapat merusak mata. Tentu saja, matahari yang jauhnya minta ampun aja kita udah gak kuat lihatnya apa lagi smartphone yang hanya beberapa centimeter dari mata. Ini dapat merusak mata, mungkin dapat merusak mata dengan cepat jika dibarengi dengan penggunaan smartphone yang tidak sehat seperti bagaimana postur tubuh saat menggunakannya.

Efek blue light ini tidak begitu parah sepertinya, karena ini akan merusak mata jika pada waktu tertentu saja. Salah satunya adalah malam hari atau di tempat gelap / redup. Cahaya gelap yang kita dapat di malam hari akan membuat kita lemas dan ngantuk, tetapi ini akan teganggu ketika kita menatap layar smartphone yang memancarkan blue light. Terutama dalam posisi tiduran.

Bahkan research terbaru mengatakan bahwa kebanyakan blue light pada saat seperti itu dapat menyebabkan kerusakan sel di mata. Ketika blue light merusak cukup banyak sel photoreceptor, para ilmuwan mengatakan ini dapat menyebabkan masalah serius seperti Degenrasi Makula.

Itulah kenapa para produsen smartphone menambahkan kemampuannya untuk memancarkan cahaya Perlindungan Mata / Eye Protection / Night Light. Eye Protection akan mengurangi pancaran blue light dengan memancarkan cahaya yang cukup baik bagi mata di saat gelap dan bisa saja membuatmu mengantuk.

Kami sarankan untuk menggunakan smartphone di mala hari alakadarnya saja, tak peduli pengaturan cahaya yang kamu tentukan, jika niatmu bukan untuk menjaga kesehatan, itu di luar kendali !

Posisi Menggunakan Smartphone

Hampir setiap hari bahkan ketika kumpul dengan sebutan “reuni”, tidak seperti reuni ! Semua mata tertuju ke smartphone dengna leher membungkuk. Ini kebiasaan semua orang dan memang posisi nyaman dan refleks secara otomatis mengambil posisi seperti ini ketika menggunakan smartphone.

Agak sulit memang, tapi usahakan untuk tidak melakukannya terlalu lama dan terlalu sering. Jurnal tulang belakang / Spine Journal mengatakan “gunakanlah ponsel sejajar dengan leher”. Ini agak terliaht aneh memang, tapi inilah hasil riset yang dilakukan para ilmuwan.

Postur ini akan membentuk punggung dan lehermu pada posisi seharusnya, seperti yang kita pelajari di sekolah dalam menggunakan komputer dalam posisi duduk yang baik. Intinya, berposisi leher membungkuk tidaklah baik ketika menggunakan smartphone, selain sel mata yang dirusak oleh blue light, leher akan pegal dan membentuk lekukan.

Posisi tidur pun bukanlah posisi yang baik dalam menggunakan smartphone, posisi tidur ya untuk tidur. Ini sering kita dengar dari pelajaran sekolah ketika SD dan dari ucapan orangtua yang menegur anaknya ketika membaca buku sambil posisi tidur. Posisi ini memang nyaman, tapi tidak baik.

Tubuh tidak bekerja baik ketika posisi tidur melainkan bersiap untuk istirahat lama, tapi ternyata mata dan otak masih bekerja membaca suat tulisan atau melihat permainan di dalam smartphone. Leher, punggung, dan pinggan akan membentuk suatu lekukan, jika lama, ini akan terasa pegal, jika sering, ini akan mencoba merusak tubuhmu yang indah.

Marilah kita hilangkan kebiasaan buruk, kalo bukan kita yang mulai, siapa lagi ?

Loading...

Sumber Popular Science Spine Journal
Lihat Post Lainnya:
Komentar
Memuat...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SIP LAH Lihat Privasi