7 Cara Mudah Membuat Situs WordPress Mobile Friendly

0

Bukan rahasia lagi bahwa situs WordPress yang mobile friendly kini menjadi sebuah keharusan, tetapi meskipun kelihatannya mudah, masih perlu sedikit usaha untuk membuat situs yang indah dan responsif. Panduan di bawah ini akan membantumu memahami betapa pentingnya memiliki situs yang mobile-friendly, khususnya bagi para pengguna WordPress. Langsung saja kita ikuti 7 cara membuat situs WordPress-mu mobile friendly:

1. Pahami “Kenapa Situs Mobile Friendly itu penting”

Pada penelitian tahun 2019, diketahui bahwa 61% pencarian Google dilakukan di perangkat seluler. Itu berarti bahwa lebih dari setengah populasi beralih ke ponsel dan tablet daripada menggunakan perangkat desktop yang lama, jadi untuk mengikutinya, situs web-mu harus siap ditampilkan di ukuran layar apa pun. Desain yang sesuai untuk seluler memberikan pengalaman pengguna yang positif dan akan membantu penggunamu menemukan apa yang mereka cari saat dalam pencarian.

ads by posciety

Selain UX, ada alasan penting lain kenapa situsmu harus mobile friendly, yaitu Google. Mulai tahun 2015 (tahun “Mobilegeddon”), Google menerapkan perombakan besar-besaran pada algoritme penelusurannya untuk memberi penghargaan kepada situs yang dianggap “mobile friendly”. Perubahan terjadi pada satu titik data penting: apakah situs web-mu responsif atau tidak.

Artinya, jika situsmu terbaca dengan baik di perangkat seluler, maka kinerjanya akan lebih baik di hasil penelusuran daripada situs yang tidak. Itu adalah keuntungan yang cukup bagus jika kamu telah melakukan beberapa langkah untuk membuat situs yang mobile friendly! Tetapi itu juga dapat merusak lalu lintas situsmu jika tidak cukup untuk menampilkannya di layar yang lebih kecil.

Untungnya, jika situs WordPress-mu belum mobile friendly, ada banyak tools untuk membantumu mempercepat pembuatan situs yang berfungsi penuh dan responsif. Langkah pertama? Tolok ukurnya adalah desain situsmu saat ini.

2. Tes Apakah Situsmu Mobile Friendly

Situs web mu mungkin terlihat bagus di satu perangkat seluler (seperti di ponsel pribadimu sendiri), tetapi kamu benar-benar perlu mengujinya di berbagai ukuran layar untuk mengetahui apakah itu benar-benar responsif. Bahkan jika kamu memiliki banyak ponsel lama yang tergeletak, maka itu bisa menjadi proses yang memakan waktu untuk mengujinya di setiap layar.

Untuk menyederhanakan hal ini, Google telah memberi kita semua alat pengujian mobile friendly gratis di dalam layanan Google Search Console yang akan memberi tahumu apakah situsmu memenuhi syarat sebagai “mobile friendly” atau tidak. Cukup masukkan URL situsmu untuk penilaian cepat desain seluler untuk situsmu. Jika situs web-mu sepenuhnya dioptimalkan untuk perangkat seluler, kamu akan mendapatkan pesan seperti ini:

img: getflywheel

Setelah kamu menggunakan alat mobile friendly untuk membandingkan situsmu, saatnya untuk mulai melakukan peningkatan. Mari kita mulai dengan tema WordPress-mu.

3. Gunakan / Buat Tema WordPress yang Responsif

Jika kamu baru saja menginstal tema WordPress baru, ada kemungkinan kamu akan baik-baik saja di bagian ini. Jika tema yang kamu gunakan telah cukup lama, mungkin sudah waktunya untuk sedikit pembaruan.

Hal pertama adalah periksa kembali versi WordPress mu dan versi tema saat ini. Jika ada pembaruan yang tertunda, mulailah dengan itu. Tentu tidak untuk setiap tema, tetapi beberapa pembaruan akan berisi elemen mobile friendly dan mungkin cukup untuk memperbaiki masalah situsmu. WordPress 4.4, misalnya, menambahkan beberapa fungsi yang sangat rapi untuk gambar responsif.

Jika pembaruan tidak berhasil, mungkin sudah waktunya untuk mencari tema baru atau mempertimbangkan untuk membuat tema situsmu sendiri.

4. Gunakan Plugin yang Responsif

Plugin menambahkan fungsionalitas ke situs WordPress-mu, sehingga itu tidak selalu menambahkan apa pun secara visual ke front-end. Tetapi jika plugin itu menambahkan elemen fisik ke situsmu (seperti widget atau tombol CTA) pastikan skalanya baik di semua ukuran layar, atau setidaknya memberimu opsi untuk menonaktifkannya pada ukuran layar yang lebih kecil.

Misalnya, widget bilah sisi adalah tambahan yang bagus untuk situs desktop, tetapi jika itu mendominasi desain seluler atau tidak diperkecil, itu tidak akan membuat pengalaman pengguna yang sangat bagus.

Seperti tema, cukup perhatikan fitur plugin, dan coba baca ulasan atau temukan demo sebelum membelinya. Dan setiap kali kamu mengaktifkan plugin baru, ingatlah untuk melakukan pemeriksaan kualitas cepat pada situsmu untuk memastikan skalanya benar di seluruh ukuran layar.

5. Hindari Penampahan Pop-Up di Perangkat Seluler

Jika kamu sedang membuat “subscribe email” dengan situs WordPress-mu, saya kira kamu memiliki berbagai pilihan di situsmu. Sebagian besar formulir “subscribe email” berfungsi dengan baik di perangkat seluler (dengan asumsi skala dan mudah digunakan).

Pop-up, bagaimanapun, adalah jenis yang berbeda. Google telah mulai ‘menghukum’ situs dengan interstisial yang mengganggu, alias “subscribe” yang mencakup konten situs. Ini termasuk pop-up (apakah muncul segera atau setelah pengguna berada di situs beberapa lama) dan jenis “subscribe” lainnya yang harus diabaikan pengguna sebelum mengakses konten di halaman.

6. Strategi untuk Media Responsif

Baik kamu menggunakan situs portofolio, blog harian, atau situs eCommerce, bagian penting dari syarat responsif adalah mempertimbangkan media di situsmu. Gambar latar belakang besar di berandamu mungkin terlihat bagus di mesin desktop, tetapi jika tidak diskalakan dengan benar, itu bisa kehilangan tampilan bagusnya dan menyebabkan pengalaman pengguna yang kesulitan di ponsel. Jadi aturan nomor satu untuk media yang responsif? Pikirkan tentang sekalanya.

Jika penskalaan sebenarnya bukan solusi terbaik untuk situsmu, kamu juga dapat mempertimbangkan untuk menyembunyikan elemen tertentu saat situsmu dimuat di perangkat seluler. Ini akan membantu menyederhanakan pengalaman dan membawa pengguna ke konten yang paling penting lebih cepat.

7. Prioritaskan Kinerja Situs

Kecepatan halaman telah lama menjadi penting dalam hal bagaimana peringkat situsmu dalam pencarian desktop Google, tetapi pada Juli 2018, hal itu juga berlaku untuk peringkat seluler. Pasangkan dengan statistik dari atas bahwa lebih dari 60% pencarian internet menggunakan perangkat seluler, dan kinerja situsmu (di setiap perangkat) sekarang lebih penting daripada sebelumnya.

Untuk hosting WordPress-mu, pastikan kamu menggunakan mitra berkualitas yang mencakup layanan seperti teknologi caching, CDN, dan infrastruktur yang didukung oleh penyedia andal seperti Google Cloud Platform yang akan membantumu untuk memastikan situsmu memiliki kinerja terbaik di setiap perangkat.

Karena semakin banyak orang menggunakan smart phone atau tablet mereka untuk mengakses internet, pemilik situs harus menyesuaikan diri untuk mengatasi pola penggunaan tersebut. Jadi, apakah situsmu siap untuk pengguna seluler? Aspek apa dari situsmu yang harus kamu ubah? Tools apa yang kamu gunakan untuk membuat desain responsif? Semoga bermanfaat!

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya