Yuk Kenali Obesitas dan Bahayanya, Jangan Sepelekan !

Obesitas merupakan penyakit multifaktorial, yang terjadi akibat akumulasi jaringan lemak yang terlalu banyak dan menumpuk sehingga dapat mengganggu kesehatan seseorang. Faktor genetik pun dapat berpengaruh besar dalam penyakit obesitas. Obesitas timbul akibat kelebihan energi yang masuk ketimbang energi yang keluar. Ketika seseorang beraktifitas sedikit dan memakan asupan energi yang lebih maka, energi yang lebih tersimpan didalam tubuh dan menjadi lemak.  Banyak penyebab terjadinya obesitas walaupun gen juga berpengaruh tapi gaya hidup dan faktor lingkungan pun berperan dalam orang yang obesitas.

Beberapa Penyebab terjadinya obesitas :

  • Genetik

Gen obesitas memang menurun dalam keluarga tetapi tidak menjadi tolak ukur seseorang menjadi obesitas karena setiap keluarga punya aktifitas/pola makan berbeda. Gen dapat berperan dalam obesitas dalam menyebabkan  kelainan satu atau lebih sel yang mengatur pusat makan dan pengeluaran energi dan penyimpanan lemak

  • Aktifitas Fisik

Aktifitas yang tidak aktif membuat seseorang menjadi obesitas. Aktifitas yang yang teratur dapat massa otot dan mengurangi massa lemak didalam tubuh seseorang. Sedangkan tidak aktifnya seseorang beraktifitas membuat massa otot bertambah dan peningkatan massa lemak seseorang. Obesitas membuat seseorang menjadi malas untuk berolahraga , dan kurangnya berolahraga menyebabkan menumpuknya lemak. Jadi olahraga sangat berperan penting dalam penurunan berat badan.

  • Perilaku Makan

Perilaku makan yang tidak dikontrol dengan diimbanginya Olahraga juga membuat seseorang menjadi obesitas. Lebihnya pemasukan energi karbohidrat dapat membuat energi yang mengendap ditubuh berubah menjadi lemak dan bertambahnya berat badan seseorang. Perilaku makan yang tidak baik juga dipengaruhi oleh lingkungan dan sosial seseorang.

  • Neurogenik Hormonal

Dari segi hormonal terdapan leptin, insulin, kortisol, dan peptida usus.  Leptin adalah sitokin yang menyerupai polipeptida yang dihasilkan oleh adiposit yang bekerja melalui aktivasi reseptor hipotalamus. Injeksi leptin akan mengakibatkan penurunan jumlah makan yang dikonsumsi. Insulin adalah anabolik hormon, insulin diketahui berbuhungan lansung dalam penyimpanan dan penggunaan energi pada sel adiposa. Kortisol adalah glukokortikoid yang bekerja dalam mobilisasi asam lemak yang tersimpan pada trigliserida, hepatic glukoneogenesis, dan proteolisis.

  • Dampak penyakit lain

Faktor lain penyebab obsesitas adalah  karena dampak/sindroma dari penyakit lain.

Beberapa dampak negatif obesitas :

  • Sulit bernapas
  • Munculnya masalah kulit
  • Nyeri persendian dan otot kaki
  • Asam lambung naik
  • Depresi
  • Mendengkur
  • Sakit punggung
  • Hipertensi
  • Menstruasi tidak teratur
  • Varises
tunggu sebentar...
POS Lainnya:

Tinggalkan Komentar

avatar

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi