Apa Itu Gingivitis ? Pencegahan dan Komplikasi yang Harus Kamu Ketahui !

Gingivitis merupakan peradangan gusi yang sering terjadi dan merupakan respon inflamasi tanpa merusak jaringan pendukung (Caranza 1996, Salimah, 2009).

Gingivitis merupakan reaksi keradangan yang timbul pada gingiva akibat terdapat jejas, baik secara mekanis maupun kimia. Umumnya terjadi perubahan patologis pada struktur gingiva yang diakibatkan oleh mikroorganisme yang masuk ke dalam sulkus gingiva sehingga dapat menimbulkan kerusakan epitel, sel jaringan ikat, serta struktur interseluler.

Etiologi

  • Oral hygien (kebersihan mulut) kurang
  • Penumpukan sisa makanan pada sela gigi
  • Trauma jaringan lunak/mukosa pada area mulut
  • Bernafas menggunakan mulut
  • Defisiensi vitamin C
  • Konsumsi obat jangka waktu panjang
  • Malformasi gigi
  • Peradangan

Patofisiologi

Penyakit gingivitis disebabkan oleh peradangan dari akumulasi plak yang berkaitan dengan penumpukan atau peningkatan jumlah bakteri, plak pada gigi terbentuk dari sisa-sisa makanan yang menempel pada sela-sela gigi maupun pada gusi.

Peradangan pada penyakit ini terjadi melalui tiga tahap diantaranya tahap initial gingivitis (terjadi 2-4 hari) tidak ada tanda klinis hanya terlihat kenaikan aliran cairan gingiva, tahap early gingivitis (terjadi 4-7 hari) tanda klinisnya berupa eritema dan perdarahan pada probing, dan tahap establis gingivitis (2-3 minggu) tanda klinisnya berupa perubahan warna merah kebiruan dan konsistensi lunak.

Manifestasi Klinis

Manifestasi klinis/tanda gejala penyakit gingivitis meliputi perdarahan gusi, perubahan warna pada gusi, perubahan tekstur dan kontur gusi, perumbahan posisi gusi, disertai rasa nyeri pada gusi penderita.

Pencegahan dan Tatalaksana

Pencegahan dan talaksana/cara penangan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara pemaparan tentang pengetahuan gingivitis, memperhatikan asupan nutrisi yang baik dan sehat, menjaga kebersihan mulut dan gigi, rutin menggunakan pembersih yang sesuai, kontrol kesehatan gigi ke fasilitas kesehatan 3-6 bulan sekali, scaling gigi untuk membersihkan plak, kuretasi, pemberian antibiotik bila keluhan diakibatkan oleh adanya bakteri, serta gunakan juga mouth wash yang mengandung antiseptik.

Komplikasi

Abses gingiva dan tulang rahang, merupakan suatu nanah yang terjadi di gingiva, terjadi karena faktor iritasi seperti plak, kalkus, invasi bakter, atau trauma pada jaringan.

Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi) pada gingiva.

Periodontitis, merupakan infeksi yang merusak jaringan yang lunak dan tulang penyangga gigi.

tunggu sebentar...

POS Lainnya:
Komentar
Memuat...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi