Hari Ini Tepat 1 Tahun Covid-19 Berdiam di Indonesia

0

Tetap semangat beraktivitas dan jangan lupa untuk selalu mengikuti protokol kesehatan, ya!

Tak terasa pandemi virus corona telah melanda Indonesia selama satu tahun penuh. Penyebaran virus corona sampai ke Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 diawali dengan ditetapkannya kasus pertama COVID-19 di Indonesia.

Kasus pertama sekaligus kedua muncul setelah ibu dan anak dinyatakan positif corona karena telah melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang telah terjangkit virus tersebut.

Sampai artikel ini diterbitkan, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah dan sudah mencapai sekitar 1,3 juta kasus. Sebanyak 1,1 juta pasien diantaranya dinyatakan sembuh dan 36 ribu pasien meninggal dunia. Lihat perkembangan virus corona disini.

Seiring berjalannya waktu, banyak hal yang telah terjadi terkait dengan pandemi setahun belakangan ini. Banyak yang telah berubah, banyak hal baru yang entah begitu saja berubah menjadi kebiasaan.

Berikut ini beberapa poin singkat yang ada dalam setahun pandemi yang telah kita lalui ini.

Istilah & Kebiasaan Baru Terkait Covid-19

Banyak istilah-istilah bermunculan yang digunakan selama pandemi ini. Untuk status terkait corona ada namanya Pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), Orang tanpa gejala (OTG). Lalu sering kita dengar istilah medis seperti herd imunity, PCR, swab test, rapid tes antigent.

Ada juga yang istilah dari himbauan pemerintah seperti isolasi, karantina, social distancing, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hingga yang terbaru yaitu PPKM berskala mikro. Ditambah beberapa istilah lainnya yang seiring perkembangan terkait corona yang beredar di masyarakat.

Selain itu, kegiatan dan kebiasaan yang terjadi dimasyarakat pun berubah. Beberapa diantaranya seperti penerapan Work From Home (WFH), Pembelajaran Jarak Jauh / Daring, kampanye untuk berkegiatan #dirumahaja dan masih banyak lagi.

Menjaga jarak, memakai masker dan membawa hand sanitizer untuk keluar juga sudah menjadi kebiasaan.

Upaya Pemerintah dalam Mengatasi Penyebaran Virus Corona

Pemerintah pusat maupun daerah tentunya telah menerapkan sejumlah kebijakan demi menekan laju penyebaran virus dan menjaga stabilitas di berbagai sektor.

Mulai dari pemberian bantuan sosial (bansos), kebijakan terkait larangan mudik Lebaran hingga pembatasan jarak maupun kuota orang-orang di tempat-tempat umum pada satu tempat.

Tidak ketinggalan reshuffle kabinet hingga pesta demokrasi berupa Pilkada juga mewarnai jalannya pemerintahan tengah pandemi ini.

Tentunya banyak pro kontra, pertentangan berbagai pihak, dan berita-berita hoax yang menyebar. Penting untuk kita dalam menyikapi hal-hal tersebut dengan berpikir rasional serta senantiasa menelaah berbagai informasi yang kita dapat .

Vaksin Covid-19

Meskipun terdapat kontroversi mengenai penolakan vaksin beserta isu terkait lainnya yang beredar, vaksinasi masih berjalan hingga saat ini. Memang baru sedikit yang divaksinasi dengan beberapa jenis vaksin seperti Sinovac, Pfizer dan lainnya.

Seiring beredarnya vaksin-vaksin baru, varian virus yang baru pun ikut bermunculan. Diharapkan vaksinasi mampu mencapai jumlah targetnya dan berjalan semakin efektif dalam melawan penularan virus corona yang terus bermutasi ini.

Selain poin-poin di atas, pandemi corona ini telah menimbulkan dampak yang begitu besar dan kompleks pada berbagai aspek kehidupan. Banyak permasalahan timbul yang menuntut adaptasi cepat baik dari kebijakan pemerintah maupun sikap masyarakat.

Tentu kita berharap yang terbaik agar pandemi ini segera berakhir. Doa dan dukungan senantiasa mengalir kepada tenaga medis, relawan, dan berbagai pihak yang menjadi garda terdepan dalam melawan pandemi ini.

Tetap semangat beraktivitas dan jangan lupa untuk selalu mengikuti protokol kesehatan, ya!

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya