Interaksi Sosial dan Bentuk-Bentuknya

0

Interaksi Sosial adalah hubungan sosisal yang memiliki timbal balik secara dinamis antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Namun dalam interaksi sosial terdapat wujud dalam dua bentuk yaitu aksi dan reaksi, dari dua hal tersebutlah terjadinya hubungan timbal balik atau bisa disebut feedback.

Selain itu, para ahli juga mengungkapkan pendapatnya mengenai pengertian Interaksi Sosial, di antaranya :

  • Soejono Soekanto

Interaksi Sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang perorang, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorang dengan kelompok manusia.

  • Basrowi

Menurut Basrowi, interaksi sosial diartikan sebagai hubungan dinamis yang mempertemukan orang dengan orang, kelompok dengan kelompok maupun orang dengan kelompok manusia. bentuknya tidak hanya kerjasama tetapi juga bisa berbentuk tindakan persaingan, pertikaian, dan sejenisnya.

  • Kimball Young

Interaksi Sosial adalah kunci dari semua kehidupan sosial. Tanpa interaksi sosial tidak akan mungkin ada kehidupan bersama. Oleh karena itu, interaksi sosial menjadi syarat utama terjadinya aktivitas sosial.

Dalam interaksi sosial juga terdapat bentuk-bentuknya yang dibagikan menjadi dua bentuk. Yaitu interaksi sosial yang bersifat asosiatif dan bersifat disosiatif. Maka dari itu, untuk lebih jelasnya kami uraikan di bawah ini satu persatu.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

Interaksi Sosial Asosiatif

Interaksi sosial asosiatif merupakan sebuah proses sosial yang dalam realitas sosial anggota-anggota masyarakatnya entah itu individu dengan individu ataupun individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok dalam keadaan ‘harmoni’ yang mengarah pada pola-pola kerjasama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi.

  • Kerja sama (cooperation)

Kerja sama adalah suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untu mencapai tujuan bersama. Bentuk kerja sama akan berkembang apabila anggota masyarakat yang bergabung dapat digerakkan untuk mencapai tujuannya, untuk mencapai hal tersebut juga harus ada kesadaran dari anggotanya. Berikut bentuk-bentuk kerjasama, yaitu : Kerukunan, Bergaining, Cooptation, dan Coalition.

  • Akomodasi (accomodation)

Akomodasi merupakan suatu bentuk proses penyesuaian diri dari anggota masyarakat yang bertujuan meredakan suatu pertentangan yaitu usaha-usaha manusia untuk mencapai kestabilan. Entah itu dengan menghargai kepribadian yang berkonflik, atau dengan cara paksaan atau tekanan. Terdapat bentuk-bentuk akomodasi, antara lain:

  1. Coercion suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena adanya paksaan.
  2. Comparative dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai penyelesaian terhadap perselisihan yang ada.
  3. Arbritation munculnya pihak ketiga (pihak netral) untuk menyelesaikan apabila pihak yang berselisih tidak sanggup menyelesaikan masalahnya. Pihak ketiga dapat datang dari pihak yang berwenang.
  4. Conciliation bentuk akomodasi dengan cara mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya persetujuan bersama.
  5. Mediation hampir sama dengan arbitrasi, namun pihak ketiga di sini tidak berwenang dalam memberikan keputusan penyelesaian perselisihan antar kedua belah pihak.
  6. Toleration bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang resmi. Biasanya terjadi karena adanya keinginan untuk sedapat dan menghindari perselisihan yang merugikan kedua belah pihak.
  7. Stalemate dimana pihak-pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang berhenti pada satu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya.
  8. Adjudication penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan atau jalur hukum.
  • Asimilasi (assimilation)

Asimilasi ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan yang terdapat dalam anggota masyarakat dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak, sikap, dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan dan tujuan bersama.

  • Akulturasi

Proses sosial yang timbul karena penerimaan dan pengolahan unsur-unsur kebudayaan asing tanpa menghilngkan unsur-unsur kebudayaan asli. Dalam akulturasi, unsur-unsur kebudayaan asing tersebut melebur ke dalam kebudayaan asli dengan tidak menghilangkan kepribadian kedua unsur kebudayaan tersebut. Contohnya perpaduan musik Melayu dengan musik Spanyol, jadilah musik Keroncong.

Interaksi Sosial Disosiatif

Interaksi sosisal disosiatif mengarah kepada bentuk-bentuk pertentangan atau konflik yang berbentuk kompetisi, kontraversi, dan pertikaian. Hal-hal di atas tadi akan dijelaskan di bawah ini:

  • Kompetisi merupakan suatu proses sosial yang melibatkan individu atau kelompok dalam mencapai keuntungan melalui bidang yang ada di kehidupan, yang pada saat suatu tertentu menjadi pusat perhatian umum, tanpa ancaman, atau kekerasan. Persaingan yang wajar dengan aturan tertentu dikatakan sebagai persaingan yang sehat, namun berbeda dengan kenyataan dalam dunia bisnis dan politik, seringkali mereka menggunakan cara yang tidak sehat.
  • Kontraversi adalah proses sosial yang ditandai dengan adanya sikap dan perasaan tidak suka yang disembunyikan, tetapi tidak menimbulkan konflik sosial. Bentuk proses sosial ini berada di antara kompetisi dan konflik. Dalam kontraversi juga terdapat beberapa bentuk, yaitu: Kontraversi umum, Kontraversi sederhana, Kontraversi intensif, Kontraversi rahasia, dan Kontraversi taktis.
  • Pertikaian merupakan proses sosial yang terjadi apabila individu atau kelompok berusaha memenuhi kebutuhan atau tujuannya dengan jalan menentang pihak lain dengan cara ancaman atau kekerasan. Pertikaian merupakan proses sosial sebagai kelanjutan dari kontraversi dan juga bersifat terbuka.
  • Konflik dapat diartikan sebagai suatu proses sosial di mana dua orang atau kelompok berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Hal-hal yang dapat menimbulkan konflik bisa saja karena perbedaan pendapat, kepentingan, kebudayaan ataupun latar belakang sosial.
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya