Kata-Kata yang Diucapkan Hero Mobile Legends BARATS dan Kisah Ceritanya

0

Hero Barats: Tank/ Fighter

Quotes:

  • I might not be a lighted man, but I do know my traits!
  • You do things my way, on my turf.
  • You kiss your mama with that mouth? Not cool kiddo, not cool!
  • Any of you saw Claude lately? Little fella still owes me 500 gold!
  • Pay your debts!
  • No bargaining! Whoever you are, the priced is fixed!
  • Shut up Detona, you talk too much.
  • Funny you should think people are more reliable than gold!
  • Easy boy, easy, don’t panic!
  • They call me a paper chaser? Hah! But Detona, who isn’t?
  • Hey Detona, this one is even dumb than you!
  • Detona is not fat! He’s just big boned.
  • Dang it, Detona! I told you to watch your diet.
  • I guess today .. is not .. my day .. .

Background

Para politan yang tinggal di antara Agelta dan Moniyan sangat mirip dengan manusia, Mereka adalah makhluk yang kecil dan sangat pintar. Para kurcaci ini membangun negeri mereka di sebuah cekungan gunung yang rendah. Mereka terobsesi dengan uang dan kekayaan.

Barats terlahir di sebuah Desa Politan yang demikian, dan dia terlahir sebagai seorang anak yang nakal. Setiap orang di desa tersebut terganggu oleh si pembuat onar ini. Dan sifat kekanak-kanakan tersebut tidak berubah setelah Barats tumbuh dewasa.

Dia memiliki nafsu yang sama untuk uang sama seperti kaumnya, tetapi Barats tidak suka belajar maupun bekerja. Dia menghabiskan seluruh harinya bermimpi bahwa dia dapat menjadi kaya secara ajaib dalam semalam.

Para penduduk desa tidak menyukai Barats karena kenakalannya, dan mereka mempertimbangkan untuk mengusirnya. Barats yang marah menyusup ke tempat suci desa tersebut, mencuri sebuah benda berharga dari semuanya, dan kabur. Benda yang dia curi adalah sebuah peta harta karun.

Dengan panduan peta tersebut, Barats tiba di Agelita yang jauh. Tetapi dia kecewa dengan pemandangan yang dilihatnya. Tidak ada apa pun kecuali padang pasir dan reruntuhan yang terpencil. Seluruh lokasi yang ditandai di peta tersebut telah tertutupi pasir dan tidak dapat ditemukan lagi.

Barats tidak ingin menyerah seperti ini. Dia terus maju dan mencari Los Pecados yang legendaris. Dia ingin mencoba keberuntungannya di sana. Barats kehilangan arah di dalam perjalanannya.

Dia tidak minum apa pun selama berhari-hari dan sekarang dia hanya dapat berbaring di tanah, menunggu kematiannya. Tetapi di saat itulah seekor Dragon Lizard kecil muncul di depannya dan menuntun Barats ke sebuah mata air.

Mungkin itu adalah rasa terima kasih yang ia rasakan karena pertolongannya, tetapi itu adalah perasaan kesepian yang mereka berdua rasakan, atau mungkin bahwa ia membutuhkan seorang teman selama perjalanan yang membosankan ini.

Barats mengambil Dragon Lizard ini dengannya dan memasukkannya ke dalam tasnya. Dia bahkan menamainya Detona. Dengan adanya Detona, Barats tidak lagi merasa kesepian ataupun bosan.

Seiring dengan berjalannya waktu, Barats terkejut dengan betapa cepatnya kadal kecil ini tumbuh besar. Dia bertambah besar dan semakin berat setiap hari. Hanya beberapa bulan telah berlalu, dan Detona telah tumbuh menjadi lebih besar dari Barats.

Barats sangat senang. Dia sering duduk di punggung Detona dan menjelajahi padang pasir ini. Bersama-sama, mereka menemui dan menaklukan banyak rintangan.

Akan tetapi, kesenangan tidak pernah bertahan lama. Sebuah badai pasir datang entah darimana dan Barats serta Detona terpisahkan oleh badai angin dan pasir tersebut.

Setelah badai pasir tersebut reda, Barats mencari di padang pasir tersebut, tetapi dia tidak pernah menemukan jejak Detona, dan cadangan air dan makanannya akan segera habis. Mereka telah membangun suatu hubungan yang sangat kuat selama berhari-hari yang penuh kesulitan ini.

Tetapi, ketika dihadapkan dengan sebuah situasi yang sulit. Barats harus membuat keputusan yang sulit. Dia berhenti mencari Detona dan pergi ke Los Pecados.

Bertahun-tahun kemudian, Barats mempelajari beberapa keahlian di Los Pecados. Dia menggunakan keahlian ini untuk mengumpulkan informasi bagi sebuah komplotan dan mencari nafkah melaluinya. Dia melalui hari-harinya dan perlahan-lahan melupakan temannya, Detona.

Terdapat satu waktu dimana Barats menemukan peluangnya untuk menjadi sukses. Dia menyusup ke kelompok pemburu Stell Hands yang terkenal dan pergi ke padang pasri bersama mereka, berburu monster raksasa.

Target mereka adalah sebuah Dragon Lizard yang langka. Dragon Lizard tersebut sangat besar dan memiliki kemampuan untuk menghirup dan menyerap energi.

Kelompok pemburu Steel Hands telah mengikuti jejak Dragon Lizard ini selama kurang lebih dua puluh hari. Mereka menggunakan seluruh senjata di gudang senjata mereka dan setelah mengalami kerugian besar, mereka akhirnya berhasil menangkap Dragon Lizard yang kelelahan.

Semua orang bersukacita, termasuk Barats, karena orang yang mempekerjakan mereka akan memberikan hadiah yang sangat besar untuk kepala Dragon Lizard ini. Jatahnya dari hadiah tersebut sangat besar, dan semua orang akan menghargai pencapaiannya.

Ketika kelompok tersebut sedang bersukacita, Barats menghampiri makhluk raksasa tersebut dan melihatnya lebih dekat. Ketika mata mereka bertemu, Barats menyadari bahwa makhluk tersebut adalah Detona, temannya yang telah lama hilang.

Barats tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Detona adalah temannya yang menyelamatkan hidupnya, tetapi hadiah teresbut akan memberikannya kekayaan yang melimpah seperti yang ia inginkan.

Dia berpikir untuk beberapa waktu dan dia melakukan sesuatu yang tidak akan pernah dilakukan oleh seorang Politan. Persahabatan menang atas keinginan akan kekayaan dan Barats mulai melepaskan Detona dari belenggunya.

Karena dia telah bebas, Detona mengaum dengan ganas dan Barats melompat ke punggungnya. Ini sama seperti masa lalu yang indah, dengan pengecualian bahwa Detona telah tumbuh semakin besar. Dragon Lizard tersebut bergerak maju dan menyerang para pemburu tersebut. Dan hanya seperti itu, Detona dan Barats menghilang di kejauhan.

Beberapa bulan kemudian, Barats muncul di gerbang Los Pecados, mengendarai Dragon Lizard raksasa yang sangat menyeramkan. Dia membawa beberapa harta karun padang pasir yang ditemukannya dengan bantuan Detona.

Terpukau dengan kekayaannya, para pemburu dan bandit di Los Pecados memanggilnya dengan sebutan Lizard Rider. Pada tahun-tahun berikutnya, Barats dan Detona berpetualang di antara Los Pecados dan padang pasir.

Mereka telah menjadi pedagang pasar gelap yang paling terkenal di wilayah ini. Terdapat sebuah cerita yang tersebar di seluruh penjuru padang pasir: Jika ada yang memiliki barang bagus untuk dijual, atau jika ada yang ingin mencari cara untuk bergabung dengan Los Pecados Gang, maka dia harus mencari Barats sang Lizard Rider. Tetapi, waspadalah, ada harga tinggi yang harus dibayar.

Artikel Lainnya

Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya