Apa Itu Tuberkulosis ? Bagaimana Cara Menghindari Tuberkulosis (Dewasa & Anak-Anak)

Anak kecil sering sekali terkena penyakit bila tidak dijaga dengan baik. Banyak sekali penyakit yang menyerang anak kecil saat ini, seperti batuk, demam, nyeri menelan, dll. Tetapi ada beberapa penyakit yang patut diwaspadai lebih ekstra oleh para orang tua untuk anak-anaknya, salahsatunya ada;ah penyakit Tuberkulosis.

Tuberkulosis

Tuberkulosis atau yang biasa disingkat TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Biasanya paling banyak menyerang paru-paru, namun tuberkulosis juga dapat menyerang hampir semua organ tubuh pada manusia. Kebanyakan penularan Tuberkulosis paru dewasa ini melalui percikan dahak / lewat udara.

Kapan Patut Mencurigai Anak Menderita TB ?

  • Saat Anak Menderita Demam lama, kurang lebih 2 minggu atau terus menerus
  • Batuk lama kurang lebih 3 minggu
  • Nafsu makan turun, berat badan turun atau tidak naik 2 bulan berturut-turut
  • Anak lesu, tidak seaktif biasanya
  • Kontak erat dengan pasien TB paru dewasa
  • Teraba benjolan dileher.

Pemeriksaan yang Perlu Dilakukan

  • Uji Tuberkulin atau Test Mantuk

Test mantuk ini dilakukan dengan menyuntikan sedikit protein TB (antigen) pada bawah lapisan atas kulit pada pasien yang didiagnosis penyakit TB. Bila memang pasien yang didiagnosis positif mengidap penyakit TB makan terdapat bercak merah pada area yang disuntikan tadi.

  • Foto Rontgen Dada atau Thorax

Pemeriksaan rontgen (ronsen) pada dada bisa melihat apakah didalam paru-paru kita terdapat gejala-gejala penyakit TB. Pemeriksaan rontgen dapat membantu mendiagnosis TB tetapi tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya alat diagnosis.

Pemeriksaaan darah tidak digunakan untuk mendiagnosis TB pada anak. Jika memungkinkan, perlu dilakukan cek dahak pada anak. Tetapi sulit sekali mendapatkan dahak pada anak karna belum terbiasa mengeluarkan dahak untuk anak, maka dianjurkan untuk melakukan test tuberkulin untuk mendiagnosis TB pada anak.

Pengobatan TB pada Anak

Ada beberapa bentuk obat TB untuk anak:

  • Obat TB lepas
  • Kombipak : 2-3 macam obat TB lepas dalam 1 kemasan
  • Kombinasi dosis tetap (KDT) atau Fix Dose Combination (FDC): 2-3 macam obat TB dijadikan satu tablet

Pengobatan dengan kombinasi 3-4 macam obat TB. Pengobatan TB membutuhkan waktu 6 bulan, kecuali pada TB berat karena bisa lebih lama bisa sampai 12 bulan pengobatan. Kunci keberhasilan pengobatan TB adalah minum obat secara Teratur dan Tuntas.

Pencegahan TB pada Anak

  • Vaksinasi BCG
  • Beri makanan yang bergizi dan seimbang pada anak
  • Jaga lingkungan rumah bersih, tidak lembab, dan masuknya sinar matahari kedalam rumah
  • Cari kemungkinan sumber penularan seperti orang dewasa serumah atau lingkungan bermain pada anak dan sekolahan
Loading...

Lihat Post Lainnya:
Komentar
Memuat...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi