Ketahui Fase, Gejala, dan Tatalaksana Menstruasi

Menstruasi merupakan siklus alami yang terjadi pada wanita, umumnya siklus ini akan muncul sekitar 4 minggu. Namun tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang sama, terkadang datang lebih lambat dan juga lebih cepat dengan perbedaan berkisar antara 21 sampai 35 hari.

Siklus menstruasi yang pertama terjadi pada remaja yang memasuki masa pubertas, umumnya diawali usia 12 tahun atau sekitar 2-3 tahun setelah payudara mulai tumbuh. Menstruasi akan terus berlangsung sampai menopause, umumnya menopause terjadi pada usia 40 tahun sampai pertengahan usia 50 tahun.

Fase Menstruasi

Fase menstruasi terdapat 4 fase, diantaranya :

  1. Fase folikular, hormon yang berperannya FSH dan terjadi pembentukan ovum/follicle
  2. Fase ovulasi, hormon yang berperannya LH dan terjadi pelepasan ovum oleh ovarium.
  3. Fase luteal, korpus luteum mengeluarkan progesteron yang berfungsi mempertebal endometrium.
  4. Fase menstruasi, peluruhan endometrium.

Sistem Hormonal

Sistem hormonal yang mempengaruhi siklus menstruasi (Proferawati,2009)

FSH-RH (Follicle Stimulaty Hormone-Releasing Hormone)

Hormone ini akan merangsang hipopisis untuk mengeluarkan FSH.

LH-RH (Luteinizing Hormone-Releasing Hormone

Hormone ini dikeluarkan oleh hipotalamus untuk merangsang hipopisis yang berguna untuk mengeluarkan LH.

PIH (Prolactine Inhibiting Hormone)

Hormone ini akan menghambat hipopisis untuk mengeluarkan prolaktin.

Esterogen

Esterogen merupakan hormon seks wanita yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan tuba valopi, ovarim, uterus, dan juga alat reproduksi wanita bagian eksternal serta karakteristik seksual sekunder wanita.

Progesteron

Progesteron merupakan progestin yang alam yang paling banyak, selain efeknya sebagai hormon juga berfungsi sebagai prazat untuk produksi berbagai androgen, kortikosteroid, dan esterogen secara endogen, hormon ini diproduksi korpus luteum dan plasenta yang berperan dalam reproduksi.

Gejala

  • Depresi
  • Sakit kepala
  • Payudara sensitif
  • Kenaikan BB
  • Muncul jerawat
  • Diare atau konstipasi
  • Suasana hati tidak stabil
  • Turun rasa percaya diri
  • Turun gairah seks
  • Kecemasan berlebih
  • Insomnis
  • Sulit berkonsentrasi
  • Perubahan nafsu makan

Tatalaksana

Pada saat menstruasi, sakit perut juga mungkin dapat terjadi. Berikut adalah cara yang dapat dilakukan agar sakit pada perut dapat berkurang.

  1. Kompres perut dengan air hangat
  2. Lakukan teknik relaksasi
  3. Olahraga ringan
  4. Lakukan pemijatan pada bagian bawah perut
  5. Konsumsi obat analgesik
SUBSCRIBE
Subsribe sekarang dan dapatkan UPDATE terbaru melalui Email.
Berhenti Subscribe Kapanpun!
POS Lainnya:

Tinggalkan Komentar

avatar

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi