Lakukan 3 Trik Copywriting Ini Dijamin Bakal Bikin Jualanmu Laris!

0

Bagaimana kamu bisa mengaitkan produkmu dengan apa yang dia inginkan, dengan cara sedemikian rupa, sehingga dengan membeli produkmu itu akan membawa dia selangkah lebih dekat dengan tujuannya?

Apakah kamu seorang copywriter, seller, atau apapun yang menjual produk (barang maupun jasa) ke orang lain? Nah, pas sekali. Di sini kita akan mengupas lebih dalam tentang apa yang membuat orang lain mau membeli suatu produk. Bocoran; kuncinya bukan pada produkmu, tapi pada konsumenmu. Sementara lupakan soal produkmu, fokuslah kepada konsumen, maka kamu akan mendapatkan keuntungan yang banyak.

Menurut Robert Collier dalam bukunya yang legendaris berjudul “The Robert Collier Letter Book”, bahwa pembaca iklanmu menginginkan hal-hal tertentu. Keinginan mereka, entah disadari atau tidak, adalah sesuatu yang mendominasi pikiran mereka sepanjang waktu. Sementara kamu ingin prospekmu melakukan hal tertentu untuk dirimu (yaitu, membeli produkmu).

Nah, bagaimana kamu bisa mengaitkan produkmu dengan apa yang dia inginkan, dengan cara sedemikian rupa, sehingga dengan membeli produkmu itu akan membawa dia selangkah lebih dekat dengan tujuannya? Ada beberapa cara berikut yang bisa kamu coba:

ads by posciety

1. Gunakan “emosi”

img: parents.com

“Dan ketika kamu menginginkan seseorang untuk bertindak, gunakan emosi untuk memancingnya.”

Pelajari tentang prospekmu, lalu tunjukkan dulu sisi dari ceritamu yang kemungkinan besar akan menarik minatnya. Jangan berlebihan, karena bersikap kalem (santuy) biasanya lebih efektif. Cara efektif lainnya adalah dengan memperlihatkan langsung contoh produk yang kamu tawarkan. Buat prospekmu dapat merasakan produknya lebih dulu!

2. Gunakan “motif yang membuat orang membeli”

img: freshdesk.com

Tempatkan dirimu di posisi pembeli. Kemudian tanyakan pada dirimu, “dapatkah kamu menjadi lebih kaya, lebih sehat, lebih bahagia, lebih dihormati, lebih puas dengan membeli produk ini? Apakah cara seperti ini akan membantuku menjelaskannya di depan orang lain?”

SELALU menulis iklan dari sudut pandang konsumen. Ingat bahwa mereka adalah orang yang egois, sama seperti kita semua. Artinya adalah konsumen hanya peduli dengan apa yang mereka inginkan, bukan produkmu, tapi manfaat apa yang bisa produkmu berikan untuk mereka.

Perlu diketahui 6 motif utama kenapa orang melakukan apa yang mereka lakukan, terutama dalam hal ini, membeli suatu produk:

  • Cinta (love)
  • Memperoleh keuntungan (gain)
  • Kewajiban (duty)
  • Kebanggaan (pride)
  • Memanjakan diri (self indulgence)
  • Menjaga diri (self preservation)

Gunakan motif-motif ini berdasarkan situasinya, “apa manfaat produkmu untuknya?”

3. Gunakan “6 poin penting ini dalam menulis iklan produk”

img: e-architect.com
  • Pembukaan: dapatkan perhatian dia dengan sesuatu yang membuatnya tertarik, sesuatu yang dia inginkan (gunakan ide dominan dalam pikirannya), lalu kaitkan sesuatu yang dia inginkan itu dengan produkmu.
  • Deskripsi / penjelasan: gambarkan proposisi produkmu dengan fitur-fiturnya yang penting, kemudian jelaskan secara mendetail. Buatlah seakan-akan pembaca iklanmu dapat merasakannya. Misal; kulit yang halus, lembut dan lembab … baju ini terbuat dari bahan yang adem, nyaman dan jatuh.
  • Motif / alasan kenapa dia harus beli: jelaskan apa keuntungan dia jika membeli produkmu; kenyamanan, kesenangan, keuntungan apa yang akan dia dapatkan dari produkmu. Gunakan enam motif tadi kenapa orang mau membeli suatu peroduk.
  • Bukti / jaminan: testimoni dari orang yang sudah menggunakan produkmu atau dengan ‘jaminan uang kembali’ jika hasil dari produk tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
  • Pancingan: jelaskan padanya bahwa dia akan kehilangan banyak uang atau prestise atau kesempatan yang langka jika tidak segera membelinya sekarang. Buatlah batas waktu, limited edition, stok terakhir, dan lain lain.
  • Penutup: katakan padanya apa yang harus dia lakukan untuk membelinya. Buatlah semudah dan se-spesifik mungkin! Seperti, klik di sini, isi dengan email-mu, hubungi nomor ini, dan lain lain.

Kuncinya: Bukan barang dagangan yang kamu jual, melainkan sifat manusia, reaksi manusia.

Keinginan dasar manusia adalah menjadi seseorang yang merasa penting, menjadi bagian penting bagi komunitas dan orang-orang di sekitar kita. Ingatlah satu hal ini lagi, bahwa keinginan dasar kita adalah untuk dihargai. Intinya sama, ketika seseorang merasa dihargai, maka otomatis dia akan merasa menjadi bagian penting bagi komunitasnya.

Mengetahui fakta tentang sifat, reaksi, dan keinginan dasar dari manusia ini lebih penting daripada pengetahuan tentang produk kita. Karena menjual intinya adalah membuat orang MENGINGINKAN apa yang kamu miliki lebih daripada uang yang harus mereka bayar.

Ingat: “Orang akan membeli jika kamu memancing emosi mereka.” Jadi, tanyakan pada dirimu, “apa yang mereka inginkan?” Umpan apa yang akan menarik ‘ikan-ikanmu’ dan membuatnya menggigit umpan itu? Cari umpan itu. Dan kamu akan memperoleh banyak keberhasilan seperti pemancing dengan kail yang memiliki umpan yang tepat untuk menarik ikannya.

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya