Apa Saja Manfaat dan Fungsi Pemeriksaaan Laboratorium ?

Pemeriksaan laboratorium adalah suatu prosedur pelaksanaan pemeriksaan yang dapat membantu dokter menentukan diagnosis penyakit. Dalam sebuah pemeriksaan laboratorium, bahan atau sampel dari pasien diambil dan dianalisa. Bahan atau sampel itu dapat berupa darah, urine (air seni), sputum (dahak), bahkan feses (kotoran manusia).

Diagnosa Penyakit

Mendiagnosa penyakit pada tahap awal penyakit kadang-kadang tidak mudah, karena sering kali analisa penyebabnya masih berupa kemungkinan. Karena itu, pada tahap permulaan dokter tidak selalu dapat menentukan diagnosa penyakit. Diperlukan data-data tambahan dari pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya. Hasil pemeriksaan laboratorium dapat menunjang atau menyingkirkan kemungkinan penyebab penyakit.

Tujuan & Manfaat Pemeriksaan Laboratorium

  • Skrining atau uji saring suatu penyakit
  • Memastikan diagnosa penyakit
  • Menemukan kemungkinan diagnostik yang dapat menyamarkan gejala penyakit
  • Memprediksi perjalanan penyakit untuk menentukan terapi pasien
  • Membantu pemantauan pengobatan dan efektifitas terapi yang diberikan pada pasien
  • Mengetahui ada tidaknya kelainan atau penyakit yang banyak dijumpai seperti diabetes, demam berdarah, ataupun demam typhoid (tifus)

Tips yang perlu dilakukan sebelum pemeriksaan laboratorium

  • Berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan pemeriksaan laboratorium.
  • Siapkan persyaratan sebelum dilakukan pengambilan sampel, seperti puasa, menghentikan obat-obatan, dan tidak melakukan aktifitas fisik yang berat.
  • Tenangkan diri, tidak perlu cemas, stres, ataupun takut.
  • Puasa yang dianjurkan lamanya sekitar 10-12 jam (Kecuali pemeriksaan glukosa, hanya 8 jam puasa). Hindari mengkonsumsi makan/minum yang mengandung kalori. Hanya boleh mengkonsumsi air bening. Karena dapat menganggu pemeriksaan diagnosis laboratorium.
  • Sampel urine yang ditampung adalah urine tengah-tengah bukan yang pertama keluar maupun yang terakhir. Waktu pengambilan sampel urine yang baik adalah urine pagi setelah bangun tidur.
  • Konsultasikan kembali hasil pemeriksaan dengan dokter agar tidak salah interpretasi.

Perlu diingat bahwa penentuan diagnosis suatu penyakit harus dilihat pada penemuan klinis yang didapat, bukan hanya dari pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan laboratorium hanya sebagai pemeriksaan penunjang untuk diagnosis suatu penyakit.

Biasanya, untuk melengkapkan untuk mendiagnosis suatu penyakit pasien dokter melakukan juga pemeriksaan rontgen bila pemeriksaan laboratorium kurang menentukan diagnosis.

tunggu sebentar...
POS Lainnya:

Tinggalkan Komentar

avatar

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi