Memahami Arti, Manfaat, dan Persyaratan Donor Darah

Darah merupakan komponen penting di dalam tubuh manusia. Darah berguna untuk menjadi pengangkut bahan/zat makanan, oksigen, sisa metabolisme, dan hormon dalam tubuh manusia. Keputusan Anda untuk menyumbangkan darah atau yang biasa disebut donor darah merupakan tindakan yang mulia untuk bisa membantu menyelamatkan satu nyawa bahkan beberapa nyawa.

Apa Itu Donor Darah? Donor Darah adalah proses pengambilan darah secara sukarela untuk disimpan di bank darah sebagai stok darah untuk transfusi darah jika seseorang membutuhkannya. Tidak hanya penerima darah yang memiliki manfaat donor darah, donor darah juga memiliki manfaat bagi pendonornya.

Manfaat Donor Darah

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Dengan mendonorkan darah secara rutin, seseorang dapat menurunkan kekentalan darah yang kita ketahui bahwa kekentalan darah di dalam tubuh dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Semakin kental darah yang mengalir dalam tubuh kemungkinan besar terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah yang dapat menyebabkan rusaknya sel dinding pembuluh darah yang dapat meningkatkan resiko penyumbatan pembuluh darah.

Melalui donor darah, membuat kadar zat besi dalam tubuh menjadi lebih stabil dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Dapat Mendeteksi Penyakit Serius

Sebelum seseorang mendonorkan darahnya tentu akan dilakukan pemeriksaan dasar rutin seperti berat badan, suhu, nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin yang dimana akan mendeteksi tidak adanya penyakit seperti HIV, Hepatitis B/C, sipilis dan malaria. Hal ini bertujuan untuk tidak menyebarkan infeksi penyakit menular melalui tranfusi darah. Anda juga mendapatkan cek kesahatan secara cuma-cuma.

Mengurangi Risiko Kanker

Dengan donor darah, Anda dapat mengurangi kadar zat besi dalam tubuh, apabila seseorang memiliki kadar zat besi yang berlebih dianggap salah satu penyebab meningkatnya radikal bebas yang dapat memicu kanker dan penuaan. Donor darah pun dapat membantu mengurangi berat badan seseorang saat mendonor darah, orang dewasa akan membakan 650 kalori saat mendonorkan darah sebesar 450ml.

Syarat Donor Darah

Dibalik manfaat donor darah, ada beberapa syarat untuk pendonor darah sebelum melakukan transfusi darah diantaranya:

  • Berumur 17-66 tahun
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Kadar hemoglobin >12,5 gr% sampai dengan 17 gr%
  • Tekanan darah (sistol) 100-170 mmHg dan (diastol) 70-100 mmHg
  • Suhu tubuh antara 36,6-37,5 derajat celcius
  • Tidak memiliki gangguan pembekuan darah (hemofilia)
  • Denyut nadi antara 50-100 kali per menit
  • Rentang waktu antara 8 minggu atau 2 bulan sejak donor sebelumnya (maksimal 6 kali dalam satu tahun)
  • Tidak dianjurkan untuk wanita hamil

Apa yang Harus Dipersiapkan?

  • Minum banyak cairan sehari sebelum mendonorkan darah. Karena saat mendonorkan darah volume darah Anda menurun.
  • Mengkonsumsi makan-makanan asin atau mengandung garam 12 jam sebelum mendonor darah. Dikarenakan saat mendonor darah Anda akan kehilangan kurang lebih 3 gram garam dalam tubuh,
  • Cukupi kebutuhan zat besi Anda dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki sumber zat besi seperti daging sapi, ikan, brokoli, bayam atau sayuran hijau lainnya.
  • Istirahat yang cukup sebelum mendonor darah.
  • Memberi tahu apa saja obat rutin yang Anda konsumsi sebelum mendonorkan darah.

Apa yang Dilakukan Setelah Donor Darah?

Setelah melakukan donor darah, Anda disarankan untuk duduk sambil minum air putih dan beberapa makanan kecil sampai memastikan Anda tidak terlalu pusing. Selain itu ada beberapa hal yang dilakukan setelah mendonor darah seperti:

  • Menghindari aktivitas berat setidaknya 5 jam setelah donor darah.
  • Jangan langsung membuka plester penutup luka suntikan dikarenakan dapat terpapar bakteri atau virus yang bisa masuk lewat luka suntikan. Setelah 4-5 jam, Anda dapat membuka plester tersebut dan dapat membilasnya dengan sabun dan air mengalir.
  • Disarankan untuk meminum cairan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dan perbanyak makan makanan yang mengandung zat besi, vitamin C, asam folat, riboflavin, dan vitamin B6.
SUBSCRIBE
Subsribe sekarang dan dapatkan UPDATE terbaru melalui Email.
Berhenti Subscribe Kapanpun!
POS Lainnya:

Tinggalkan Komentar

avatar

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi