Moncer di Madrid, Benzema Terbuang di Timnas Prancis

Setelah Ronaldo memutuskan pergi ke Juventus pada awal musim 2018/2019, Madrid disebut mengalami kehilangan besar di lini depan. Namun dari statistik yang ada, Benzema terbukti mampu menampilkan ketajaman yang mengagumkan.

Ketajaman Benzema membuat penyerang Prancis ini berhasil mempertahankan posisinya sebagai penyerang tengah utama Real Madrid. Padahal di musim ini, Los Blancos merekrut banyak pemain depan anyar seperti Luka Jovic, Rodrygo, dan Eden Hazard.

Lebih Tajam dari Messi dan Ronaldo

Karim Benzema membuktikan ia bisa jadi andalan Real Madrid sejak Cristiano Ronaldo pergi. Benzema bahkan yakin lebih mematikan dari Lionel Messi, Luis Suarez, dan juga Ronaldo.

Dikutip dari Marca, Benzema sudah mencetak 11 gol musim ini dan 30 gol musim lalu. Dalam periode yang sama, hanya ada tiga pemain yang mampu mencetak gol lebih banyak dari Benzema, yaitu Robert Lewandowski (63 gol), Messi (60 gol), dan Kylian Mbappe (47).

Meski kalah dalam jumlah gol, Benzema ternyata lebih efisien dan mematikan bila melihat rata-rata tendangan yang dibutuhkan untuk mencetak gol bila dibandingkan Messi.

Benzema menghasilkan 41 gol dari 97 tembakan alias 2,3 tembakan per gol, lebih baik dibandingkan Messi (2,5 tembakan per gol), Luis Suarez (2,8 tembakan per gol), dan Cristiano Ronaldo yang sudah pindah ke Juventus (3,2 tembakan per gol).

Zidane Merasa Benzema Layak Memperkuat Timnas Prancis

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menilai kalau penyerangnya, Karim Benzema, layak membela Timnas Prancis. Sebab, secara kualitas Benzema telah menunjukkannya di lapangan bahwa ia adalah penyerang yang rajin mencetak gol.

Benzema sejatinya sudah absen membela Timnas Prancis sejak 2015. Kala itu Benzema tersandung kasus. Ia diduga berupaya untuk memeras sesama pemain Prancis, Mathieu Valbuena. Hal itu kemudian membuat Benzema berada di bawah penyelidikan formal.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, hingga saat ini masih tetap memasukkan Benzema ke dalam daftar hitam. Pasalnya, ia memandang itu demi kebaikan Timnas Prancis. Benzema pun tidak diangkut saat Timnas Prancis tampil di Piala Dunia 2018 dan menjadi juara.

Menanggapi kasus Benzema tersebut, Zidane menerangkan bahwa ia tidak terlalu paham. Akan tetapi, jika bicara soal kualitas, Zidane sangat yakin kalau pemainnya tersebut layak bergabung dengan Les Bleus. Apalagi Benzema sendiri memiliki keinginan kuat membela negaranya tersebut.

Ketimbang memilih Benzema, Deschamps nyatanya lebih nyaman menggunakan Olivier Giroud sebagai penyerang utama. Padahal, di level klub, Benzema menampilkan performa yang lebih menjanjikan. Dari 14 pertandingan yang telah dilakoni Benzema musim ini, ia berhasil melesakkan sembilan gol.

“Dia selalu ingin bermain untuk Prancis. Sejujurnya saya tidak tahu persis apa yang terjadi tetapi dari sudut pandang sepakbola, dia adalah yang terbaik dan saya pikir dia pasti harus mendapat tempat di tim nasional. Itu (kewenangan memilih pemain untuk Timnas Prancis) di luar posisi saya di sini, tetapi soal sepakbola, tidak ada perdebatan,” ujar Zidane, menyadur dari New Indiana Express, Sabtu (9/11/2019).

Deschamp Tanggapi Komentar Zidane

Penampilan Karim Benzema bersama Real Madrid musim 2019-2020 memang tengah gemilang, tetapi masih tetap ditinggalkan oleh timnas Prancis.

Karim Benzema telah mencetak 11 gol untuk Real Madrid pada awal musim 2019-2020.

Catatan 11 gol tersebut ditorehkan Karim Benzema dalam 15 penampilan di semua kompetisi. Benzema juga telah menyumbang 5 assist untuk Real Madrid.

Efektivitas Benzema ditunjukkan dengan hanya butuh rata-rata 2,3 tembakan untuk setiap golnya. Meski berada dalam performa yang baik, Karim Benzema kembali ditinggalkan oleh timnas Prancis.

“Saya tidak masalah dia (Zidane) mengatakan hal tersebut,” ujar Deschamps dikutip SkySports.

“Dia adalah pelatih Real Madrid, jadi perannya adalah mengatakan hal seperti itu,” ujar Deschamps menambahkan.

Deschamps memang tak menjelaskan secara detail mengenai nasib Benzema di timnas Prancis.

Namun, menurut Presiden federasi sepak bola Prancis, Noel Le Graet, memberikan pandangannya soal nasib Benzema.

“Saya tidak memiliki masalah dengan Karim Benzema,” ujar Le Graet pada SkySports.

“Tetapi saya pikir tim nasional telah berakhir untuknya,” pungkas Le Graet.

SUBSCRIBE
Subsribe sekarang dan dapatkan UPDATE terbaru melalui Email.
Berhenti Subscribe Kapanpun!
POS Lainnya:

Tinggalkan Komentar

avatar

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi