Musim Manis Bali United, Menuju Juara Liga 1

0

Meski pertahanan Bali United paling kukuh, Stefano Lilipaly cs pernah kalah telak. Bali United dihajar Borneo FC enam gol tanpa balas. Ada…

Bali United sudah memimpin jauh di klasemen Liga 1 2019. Laskar Serdadu Tridatu tinggal membutuhkan empat kemenangan lagi untuk menjadi juara.

Dengan Liga 1 tinggal menyisakan 8 laga lagi untuk Bali United, mereka tinggal membutuhkan tambahan 12 poin lagi untuk menjadi juara.

Fokus Membenahi Lini Pertahanan, Jadi Kunci

Bali United kukuh di lini belakang bersama Stefano Cugurra Teco di Liga 1 2019. Pelatih Brasil itu memang fokus membenahi pertahanan Laskar Serdadu Tridatu.

Dalam 24 pertandingan yang sudah dijalani, Bali United baru kebobolan sebanyak 22 gol. Catatan itu merupakan yang paling sedikit di antara klub Liga 1 sejauh ini.

Meski pertahanan Bali United paling kukuh, Stefano Lilipaly cs pernah kalah telak. Bali United dihajar Borneo FC enam gol tanpa balas. Ada sebanyak 10 clean sheet yang sudah dibukukan tim kebanggaan Semeton Dewata itu.

Dibandingkan di Liga 1 musim lalu, pertahanan Bali United sudah meningkat jauh. Mereka kebobolan 48 kali di sepanjang musim 2018.

“Kami dari awal musim sudah kerja sangat keras di waktu kami tahu di tahun kemarin banyak kebobolan. Terus kami kerja keras, kami bawa berapa pemain baru di dalam tim,” kata Teco dalam perbincangan dengan detikSport di Gelora Tri Sakti.

“Ada pemain baru di sektor belakang, saya pikir semua kerja keras di dalam tim buat kami tidak kebobolan. Kami tim paling sedikit (kebobolan) di liga sekarang,” dia menambahkan.

Bali United mendatangkan beberapa penggawa belakang baru di musim ini. Wilian Pacheco, Gunawan Dwi Cahyo dan Haudi Abdillah merupakan comtohnya.

Semua Pemain Sama

Bali United dominan di Liga 1 musim ini. Ada banyak pemain yang bermain sip, Stefano Cugurra Teco sampai bingung menunjuk pemain yang paling menonjol.

Sejauh ini, Bali United sudah memainkan 24 pemain berbeda di Liga 1 2019. Wawan Hendrawan dan Fadhil Sausu yang selalu bermain. Di lini depan, Ilija Spasojevic yang menjadi andalan dengan catatan 25 kali bertanding.

Spaso sudah menyumbangkan sebanyak 13 gol untuk Bali United. Menyusul kemudian soal gol, Melvin Platje dengan catatan 10 kali membobol gawang lawan.

Teco mengaku bahwa dirinya pantang untuk memberikan pujian untuk satu pemain saja.

“Di Bali United punya banyak, tidak boleh pelatih pilih satu,” kata Teco dalam perbincangan dengan DetikSport di Gelora Tri Sakti, Bali.

“Di semua sektor, saya lihat ada pemain bagus,” kata pelatih asal Brasil itu.

Harus Menang 4 Kali

Di klasemen Liga 1 2019, Bali United memimpin jauh. Mereka mengumpulkan 57 poin, berjarak 13 poin dari Persipura Jayapura di peringkat kedua.

Jika dihitung secara matematis, Persipura dapat menyalip klasemen dan mengkandaskan harapan Bali United andai mampu menang di semua laga tersisa. Dengan catatan, Bali United tidak menang sampai 4 kali.

Andai menang dalam empat laga, Bali United akan mengumpulkan 69 poin. Dengan margin 13 angka saat ini, Ilija Spasojevic sudah dipastikan menjadi juara.

Gagal Juara di Tahun 2017 & 2018 Jadi Pelajaran

Bek Bali United Andhika Wijaya mengaku semua kecewa soal kekalahan tim nya di semifinal Piala Indonesia 2018. Namun semua pemain berkomitmen move on secepatnya.

“Ya mungkin soal kegagalan lolos belum rezekinya kita, semua sudah bermain maksimal kemarin, tapi Tuhan belum mengizinkan kami lolos ke semi final,” tegas putra pelatih Bali United U-18 Made Pasek Wijaya ini dikutip dari Detik.Com.

Dia mengatakan, secara pribadi kegagalan ini, menjadi pelajaran bagi semua pemain untuk bangkit di Liga 1 2019.

“Kegagalan ini bisa membuat kami bangkit kembali di liga nanti. Semoga kami bisa berbuat lebih baik lagi,” katanya.

Artikel Lainnya

Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya