10 Hal Ini Dapat Memicu Perselingkuhan dalam Hubungan, Hati-Hati!

0

Akhir-akhir ini, kasus perselingkuhan semakin marak terjadi di lingkungan masyarakat. Bahkan kasus perselingkuhan ini menjadi trending topic di media sosial. Bahkan saking menariknya, kasus perselingkuhan ini malah menjadi bahan konten video oleh para netizen demi memperoleh banyak viewers ataupun followers.

Perselingkuhan bisa terjadi dimanapun dan kapanpun. Apalagi kasus tersebut banyak terjadi di lingkungan pekerjaan. Hal itu bisa terjadi karena seringnya terjadi pertemuan antar lawan jenis yang menimbulkan keakraban atau bisa juga karena seringnya bertukar cerita tentang masalah percintaan, masalah pribadi atau bahkan masalah rumah tangga pun dijadikan bahan obrolan ke rekan lawan jenis.

Banyak sekali dampak negatif yang timbul akibat dari kasus perselingkuhan, salah satunya putusnya suatu hubungan atau perceraian. Lantas, hal – hal apa saja yang bisa memicu tumbuhnya rasa ingin selingkuh, baik itu dari pihak pria ataupun dari pihak wanita? Berikut ini penjelasannya.

ads by posciety

Bosan

Faktor pertama yang menyebabkan terjadinya perselingkuhan yaitu salah satu pihak sudah merasa bosan. Rasa bosan itu timbul karena perjalanan cintanya terlalu flat atau monoton, tidak ada prospek yang jelas untuk ke depannya ( misalnya tidak ada rencana untuk menikah), tidak ada tujuan yang pasti, pasangan tidak bisa mengubah kebiasaan buruknya, dll.

Bahkan yang sudah menikah pun bisa saja timbul perasaan bosan terhadap pasangannya. Ya mungkin itu adalah godaan sepasang suami istri dalam menjalani bahtera rumah tangga. Tidak heran banyak orang yang merasa hubungannya membosankan dan memilih untuk berpisah.

Oleh karenanya, ada baiknya sepasang suami istri itu terbuka satu sama lain. Hadapi masalah dalam rumah tangga secara diskusi oleh kedua belah pihak. Usahakan jangan sampai keluarga tahu mengenai masalah rumah tangga kalian, karena banyak tangan bisa menimbulkan pertikaian. Selain itu, cobalah kreatif dalan menjalani suatu hubungan, tiru adegan-adegan romantis yang ada dalam film Hollywood atau drama Korea, sehingga menimbulkan suasana baru dalam suatu hubungan dan juga bisa menghilangkan rasa bosan terhadap pasangan.

Hilang Rasa Cinta atau Dari Awal Memang Tidak Mencintai Pasangannya

Seseorang bisa selingkuh dari pasangannya mungkin karena dia sudah tidak mencintai pasangannya lagi. Ya, rasa cinta itu bisa hilang karena beberapa faktor. Faktor pertama, pasangan sudah lelah menghadapi sikap buruk pasangannya yang sama sekali tidak berubah. Faktor kedua, kemungkinan memang dari awalnya salah satu pihak tidak mencintai pasangannya ( mereka bersatu karena suatu keterpaksaan).

Memanglah menyakitkan jika kita menjalani suatu hubungan dimana pasangan kita sama sekali tidak mencintai kita. Hubungan pun akan terasa hampa akibat cinta bertepuk sebelah tangan. Perasaan hampa itulah yang bisa memicu seseorang untuk berselingkuh, dikarenakan orang tersebut ingin merasakan rasanya dicintai oleh pasangannya.

Kurang Perhatian Dari Pasangan

Tidak hanya wanita, pria pun ingin diperhatikan oleh pasangannya. Bahkan seorang pria bisa lebih manja kepada pasangannya daripada wanita. Apabila seseorang kurang mendapat perhatian dan kasih sayang dari pasangannya, maka hal itu bisa menyebabkan terjadinya perselingkuhan. Ya memang tidak enak sih dicuekin sama pasangannya.

Oleh karena itu, setidaknya kita harus selalu memberi perhatian, dukungan,dan saling pengertian kepada pasangan kita sendiri untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan, seperti perselingkuhan.

Tidak Merasa Puas Terhadap Pasangan

Biasanya tipe-tipe player atau perfeksionis yang sifatnya seperti ini. Kurang puas yang dimaksud biasanya merajuk pada fisik atau kriteria pasangan. Bagi yang sudah menikah, mungkin suami atau istri kurang puas terhadap pasangan saat melakukan hubungan intim. Seseorang yang tidak menerima kekurangan pasangannya bisa saja mencari selingkuhan sebagai solusinya. Konsumsilah makanan dan minuman yang memiliki nutrisi yang baik untuk berhubungan intim.

Pasangan Terlalu Posesif Dan Curigaan Sehingga Menimbulkan Rasa Tidak Nyaman

Manusia mana yang nyaman jika memiliki pasangan yang posesif dan cemburuannya kebangetan. Pasangan yang memiliki sifat posesif bahkan toxic bisa menghambat pasangannya dalam bekerja maupun dalam bersosialisasi. Bukanlah tindakan yang baik, sifat posesif dan cemburuan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dalam menjalani hubungan. Maka tak jarang karena hal tersebut, seseorang menjadi berpaling (selingkuh) dari paaangannya.

Pasangan Berlaku Kasar Dan Pemarah

Hal ini biasanya dialami oleh para wanita. Wanita mana sih yang nyaman memiliki pasangannya yang memiliki perangai kasar dan pemarah. Berharap menjadi seorang ratu, eh malah dijadikan bulan – bulanan oleh pasangannya. Oleh karena itu, seseorang bisa selingkuh karena alasan ini dengan alibi mencari perlindungan.

Faktor Ekonomi

Faktor ekonomi juga bisa memicu terjadinya perselingkuhan. Karena memiliki pasangan yang tidak bisa memenuhi kebutuhan apalagi keinginan dari pasangannya, akhirnya seseorang tersebut mencari sosok yang kaya raya agar kebutuhan ekonominya terpenuhi.

Saran Teman

Jika sudah menikah, lebih baik selektif dalam berteman. Terkadang tidak selamanya kita memiliki teman yang baik. Ada juga teman yang ingin menjerumuskan kita supaya kita terjebak dalam hubungan terlarang dan hubungan yang kita jalin itu kandas begitu saja hanya karena saran teman. Biasanya golongan prialah yang mudah terojok – ojok oleh temannya untuk selingkuh.

Masa Lalu yang Belum Selesai

Ada juga beberapa kasus seseorang selingkuh karena ingin melupakan mantannya. Perlahan – lahan mulai melupakan, akan tetapi ketika sang mantan hadir kembali, perasaan menjadi goyah, yang pada akhirnya seseorang tersebut menjadi gagal move on. Finally, seseorang tersebut selingkuh dengan mantannya.

Berawal dari Penasaran Menjadi Kebiasaan

Ini alasan yang absurd tetapi bisa saja timbul dalam diri seseorang. Karena rasa penasaran yang tinggi dan ingin merasakan tantangan yang tak biasa, seseorang melakukan suatu perselingkuhan. Berawal dari rasa penasaran inilah yang akhirnya menjadi suatu kebiasaan yang sulit dihilangkan. Oleh karenanya, rasa penasaran inilah yang sangat berbahaya.

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya