Apa Saja Jenis Pola Nafas & Bagaimana Sistem Kerja Pernafasan Manusia ?

Bernafas ialah tindakan yang tak disadari, diatur oleh batang otak, dan dilakukan dengan bantuan otot-otot interkostalis berkontraksi memperluas rongga toraks dan memekar paru-paru, Dinding dada akan bergerak keatas, lateral, dan diafragma bergerak kebawah. Setelah inspirasi berhenti maka paru-paru akan mengerut, diafragma naik secara pasif dan dinding dada kembali ke posisi semula.

Sistem Pernafasan Manusia

  • Rongga Hidung

Terdiri dari lubang, rongga dan ujung rongga hidung.Terdapat juga bulu-bulu halus pada hidung yang fungsinya untuk menyaring udara yang kotor atau debu yang masuk ke hidung, udara yang masuk ke hidung juga mengalami proses penghangatan untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh.

  • Tenggorokan

Sebagai jalan nafas dan pencernaan. Untuk pernafasan tenggorokan mempunyai panjang sekitar 12-14cm di bagian pangkal.

  • Faring

Berfungsi sebagai jalan untuk udara dan makanan dan sebagai nruang getar untuk menghasilkan suara.

  • Laring

Terdapat epiglotis (kartilago elastis) dan pita suara (selaput lendir yang membentuk dua pasang lipatan dan dapat bergetar menghasilkan suara.

  • Trakea

Bercabang dua yang satu menuju paru-paru kiri dan yang lain menuju paru-paru kanan,

  • Pulmo (paru-paru)

Terletak pada rongga dada bagian atas. Rongga dada dan rongga perut dipisahkan oleh skat yaiu diafragma. Pulmo terdiri dari bronkus, bronkiolusm, alveolus, dan pleura.

Jenis Pola Nafas

  • Dispnea : susah bernafas yang menunjukan adanya retraksi dada.
  • Bradipnea : frekuensi pernafasan cepat, irama teratur.
  • Takipnea : frekuensi pernafasan cepat, tidak teratur.
  • Hiperpnea : pernafasan cepat dan dalam.
  • Apnea : tidak ada pernafasan atau henti nafas.
  • Cheynestoke : periode pernafasan cepat dalam yang bergantian dengan periode apnea.
  • Kussmaul : pernafasan dalam yang abnormal dapat cepat, normal atau lambat, umumnya pada keadaan asidosis metabolik/shock.
  • Biot : pernafasan tidak teratur yang menunjukan adanya kerusakan otot bagian bawah dan depresi pernafasan, contohnya nafas orang yang ketakutan.

Masalah Keperawatan

  1. Bersihkan jalan nafas tidak efektif,
  2. Pola nafas tidak efektif,
  3. Kerusakan ventilasi spontan,
  4. Perfusi jaringan (kardiopulmonal) tidak efektif.

Faktor yang Mempengaruhi Pernafasan

  1. Tahap perkembangan,
  2. Lingkungan,
  3. Gaya hidup,
  4. Status kesehatan,
  5. Narkotika,
  6. Perubahan/gangguan pada fungsi pernafasan,
  7. Perubahan pola nafas,
  8. Obstruksi jalan nafas.
Loading...

Lihat Post Lainnya:
Komentar
Memuat...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SIP LAH Lihat Privasi