Setiap Kesuksesan Punya Cerita yang Panjang, Sejarah Perjalanan Android

0

Sedikit bernostalgia bersama Android, tidak perlu diketahui tapi tidak untuk dilupakan juga.Inilah perjalanan Android dari pertama kali diluncurkan, bagaimana pendapat kamu ?

Android v1 – Donut

Disinilah awal perjalanan Android, dengan versi pertama yaitu Donut. Android “membawa informasi dunia ke ujung jari Anda“, begitu lah bunyinya yang selalu disampaikan oleh Android pada saat itu. Bagaimana tidak, Android mampu membawa kotak telusur (pencarian) kilat di layar utama sebuah ponsel.

ads by posciety

Mesin Telusur Kilat

Kotak telusur tersebut mampu mencari informasi dari web dan bahkan konten lokal dari ponsel tersebut. Hal ini juga masih menjadi rekomendasi Android, semua Android bawaannya pasti menampilkan kotak penelusuran di layar utama. Namun saat ini hanya mesin pencari web saja tidak dengan konten lokal pada smartphone.

Keragaman Ukuran Layar

Melalui versi 1.6 ini juga lah Android memperkenalkan dirinya yang responsive, dapat digunakan di berbagai ukuran ponsel. Dengan begitu, ponsel jadi bisa menggunakan resolusi layar lebih besar dari mode potret berukuran 320 x 80 pixel.

Android Market

Sebelum Google Play (dan Playstore) muncul, Android Market lah yang hadir terlebih dahulu yang diluncurkan pada tahun 2008. Pada versi 1.6 ini Android Market terus berkembang sehingga dapat membuat urutan antara aplikasi gratis dan aplikasi berbayar teratas ketika ada aplikasi yang laris digunakan oleh pengguna Android.

Walaupun Donut versi 1.6 ini bukan lah peluncuran pertama Android, tapi versi ini sudah semakin populer dan menunjukan keseriusan Android dalam membangun sistem operasi smartphone dan menjadi cikal bakal kebesaran Android hingga saat ini.

Android v2 – Eclair

Android semakin berkembang dan mulai meluncurkan versi Eclair setelah Donut. Versi ini meningkatkan dari sisi pixel yang semakin padat dan penambahan aplikasi Google lainnya. Eclair v2.1 :

Google Map Navigasi

Makna baru untuk sebuah ponsel cerdas, satu-satunya map navigasi yang serba gratis dengan tampilan mewah saat itu dan pemandu suara yang secara otomatis memandu pengguna sesuai kondisi dan arah navigasi lokasi yang dituju.

Layar Utama

Dengan meningkatkan sisi pixel yang dibuat menjadi lebih padat, mampu membuat sebuah wallpaper layar utama menjadi terlihat lebih nyata, lebih hidup. Eclair juga memungkinkan pengguna untuk mengganti nada dering ponsel bahkan mengatur widget layar utama sesuai keinginan dengan sentuhan jari saja.

Speech-to-text

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan “OK Google“, tidak berbeda jauh fungsinya dengan Speech-to-text yang telah lebih dulu hadir. Dengan Speech-to-text, pengguna dapat menggantikan pengetikkan kata dengan suara. Cukup ucapkan kata yang ingin ditulis maka Android akan mulai memproses suara tersebut menjadi sebuah tulisan.

Android mengganti tanda koma (,) pada keyboard saat itu dengan ikon mikrofon dengan maksud agar pengguna dapat lebih mudah menggunakan Speech-to-text. Tapi sayangnya saat ini keberadaannya mulai dianggap mengganggu oleh kebanyakan pengguna Android.

Android v2 – Froyo

Masih dengan versi 2 tapi sudah mulai mencari nama baru padahal hanya naik dari 2.1 (Eclair) ke 2.2 (Froyo).

Voice Action

Android semakin mempercanggih tindakan suara yang sebelumnya Speech-to-text hanya bisa transformasi suara menjadi tulisan, kali ini Android meluncurkan sebuah aplikasi baru yang dapat transformasi suara menjadi sebuah tindakan pada ponsel.

Ini membuat manusia semakin dimudahkan, dengan aplikasi Voice Action dapat meringankan beban jari karena cukup membuka aplikasi Voice Action dan sebutkan apa yang ingin dilakukan misalnya mengatur alarm atau mendapatkan petunjuk arah.

Hotspot Portable

Disinilah awal mulanya Thetering diluncurkan, Android ingin penggunanya selalu terhubung internet dimanapun mereka berada sehingga mencoptakan hostspot wi-fi portabel.

Performa

Akhirnya Android memutuskan untuk meningkatkan performa yang menjadi 5x lebih cepat dalam kode yang terkait pada CPU ponsel. Froyo juga menhadirkan Javascript ke browser sehingga dapat meningkatkan performa hingga 2 sampai 3 kali lipat.

Android v2 – Gingerbread

Lagi, Android memutuskan untuk mencari nama baru padahal baru meningkat dari versi 2.2 (Froyo) ke versi 2.3 (Gingerbread). Disini, Android lebih memfokuskan diri pada kesederhanaan, kecepatan, beragam itur baru, game, dan pengalaman pengguna.

API Game

Android mendorong permainan ke jenjang yang lebih tinggi dengan adanya API Game, para pengembang game dapat membuat game 3D yang lebih kaya grafis. Dan banyak lagi ramuan ajaib yang ditaburkan pada Gingerbread untuk membuat permainan semakin terasa lebih nyata di Android.

NFC

Beberapa tahun sebelum metode pembayaran seluler lazim digunakan, Android telah meluncurkan dukungan NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan pengguna untuk mentransmisikan informasi antar perangkat cukup dengan mendekatkannya satu sama lain.

Pengelolaan Baterai

Tentu dengan meningkatkan kualitas game akan memakan banyak tenaga alias baterai, tapi Android memberikan fitur baru juga yaitu dengan meluncurkan pengelola baterai. Pengguna dapat memantau penggunaan baterai dan mengetahui aplikasi mana yang paling memakan banyak baterai termasuk kecerahan layar.

Android v3 – Honeycomb

Honeycomb diluncurkan di era tablet yang dapat menampilkan tampilan fleksibel, memamerkan gambar besar dan navigasi yang mulus.

Desain yang Sesuai Untuk Tablet

Menyempurnakan tampilan di layar tablet, pola tata letak yang lebih besar, membaca buku atau menonton video dibuat jadi lebih nyaman untuk setiap Android yang terpasang di tablet.

Bilah Sistem

Tidak ada lagi tombol fisik utama, kembali, dan menu, semua dapat di kontrol dengan bilah sistem yang terpasang di perangkat.

Setelan Cepat

Android mulai meluncurkan setelan cepat agar pengguna dapat mengatur beberapa pengaturan dengan cepat dan tidak perlu masuk ke menu pengaturan terlebih dahulu.

Android v4 – Ice Cream Sandwich

Seiring berkembangnya Google, Android pun kecipratan suksesnya dengan meluncurkan berbagai hal penting untuk para pengguna Android pada versi Ice Cream Sandwich.

Layar Utama Khusus

Memperkenalkan folder aplikasi, favorit, widget penyematan aplikasi aktif di layar utama lebih fleksibel, luaskan untuk lebih banyak konten atau ciutkan untuk menghemat lebih banyak tempat pada layar utama.

Kontrol Penggunaan Data

Di versi ini, pengguna dapat melihat penggunaan data yang digunakan oleh masing-masing aplikasi terpasang pada ponsel. Dengan begitu, pengguna Android dapat mengatur aplikasi mana yang ingin dijalankan data selulernya dan aplikasi mana yang tidak ingin menggunakan data seluler.

Android Beam

Memungkinkan pengguna untuk berbagi konten melalui NFC dengan menyentuhkan secara bersamaan, tapi sayangnya fitur ini masih kalah oleh Bluetooth pada saat itu.

Android v4 – Jelly Bean

Lagi lagi Android membuat nama baru padahal hanya meningkat sedikit dari versi 4.1 (Ice Cream Sandwich) menjadi versi 4.2 (Jelly Bean).

Google Now

Sebagai bantuan seluler jenis baru untuk mendapatkan informasi yang dibuthkan pada saat yang tepat, Google Now juga memberitahukan cuaca hari ini.

Notifikasi yang Dapat Ditindaklanjuti

Android mulai memperluas notifikasi agar lebih banyak informasi yang didapat dari pemberitahuan tersebut, pengguna juga dapat langsung melakukan tindakan pada pemberitahuan tersebut.

Beralih Akun

Sebelumnya, Android hanya menyediakan 1 akun untuk 1 perangkat saja, perlu logout jika ingin berganti. Tapi mulai diluncurkannya Jelly Bean, pengguna dapat menggunakan multi-akun dan beralih dari akun 1 ke yang lainnya dengan mudah.

Android v4 – KitKat

Ketika meningkat dari versi 4.2 (Jelly Bean) ke versi 4.4, Android memutuskan untuk mencari nama baru lagi yaitu KitKat. Disinilah OK Google diperkenalkan !

OK Google

Dengan OK Google, pengguna dapoat melakukan beragam hal tanpa menyentuh layar. Dengan mengucapkan “OK Google“, pengguna dapat melakukan pengiriman pesan, penelusuran, mencari petunjuk arah, bahkan memutar lagu.

Desain Imersif

KitKat menyembunyikan hal yang tidak ingin dilihat sehingga membuat pengalaman menjadi lebih menyenangkan baik itu membaca buku, memutar video, atau bermain game.

Telepon Cerdas

Disinilah pertama kali diperkenalkan soal kontak prioritas dan kontak yang sering ditelepon, awalnya memang mengganggu tapi lama kelamaan semakin memudahkan. Karena dengan adanya fitur ini memudahkan pengguna untuk menelepon kontak yang sering di telepon atau yang baru saja di telepon.

Android v5 – Lollipop

Pada versi ini Android membuat dirinya semakin fleksibel karena mampu hadir di TV, jam tangan, bahkan layar digital mobil.

Desain Material

Tampilan baru Android yang memudahkan navigasi setiap perangkat, menggabungkan segala prinsip dasar desain keren dan segala inovasi teknologi.

Multi Layar

Karena di versi ini Android dapat bekerja dengan baik di segala jenis layar termasuk jam tangan, maka pengguna dapat berpindah dari perangkat satu ke perangkat lainnya dengan mudah.

Notifikasi

Kali ini pemberitahuan akan berpindah ke layar utama ketika layar terkunci, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengetahui pemberitahuan apa saja yang ada dalam ponsel nya.

Android v6 – Marshmallow

Membuat pengguna semakin cinta terhadap Android.

Now On Tap

Tidak perlu keluar dari aplikasi untuk mendapatkan bantuan, cukup tekan dan tahan tombol utama untuk mendapatkan bantuan ponsel.

Izin

Pengguna dapat menentukan fitur apa saja yang di izinkan untuk masing-masing aplikasi yang terpasang di ponsel Android dan dapat mengelola izin kapanpun.

Baterai

Marshmallow dapat mengoptimalkan baterai dengan untuk hal-hal penting dengan fitur istirahat dan aplikasi siaga.

Itulah history dari Android yang mungkin bisa bermanfaat untuk siapapun, karena setiap kesuksesan memiliki cerita yang panjang.

Source:

Android History https://www.android.com/history

Artikel Lainnya
Berikan Komentar

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya