Peresmian Taman Desa Batununggal di Cibadak sebagai Wadah Lestarikan Budaya Lokal

Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami meresmikan Taman Desa Batununggal, Minggu (15/3/2020). Kehadiran H. Marwan Hamami dalam peresmian yang berlokasi di desa Batununggal, Kecamatan Cibadak tersebut, disambut antusias warga sekitar.

Dalam sambutannya H. Marwan Hamami mengapresiasi Desa Batununggal. Pasalnya desa yang berada di Kecamatan Cibadak itu terus melestarikan kebudayaan lewat sejumlah kegiatan. Seperti halnya dalam peresmian taman desa ini yang dibarengi dengan pagelaran potensi budaya. “Batununggal memberikan respon positif dengan tidak melepas akar budaya. Terutama ditengah kemajuan teknologi” ujarnya, Minggu (15/3/2020).

Kegiatan festival rakyat yang menampilkan budaya harus sering dilakukan. Hal itu untuk mengedukasi generasi muda agar tidak lupa budayanya. “Perkembangan teknologi jangan sampai melunturkan budaya yang ada sejak dulu” ucapnya.

Selain itu, pemerintah desa pun sebisa mungkin membuat taman edukasi. Terutama mengenai tumbuhan yang sudah langka di masyarakat. “Kalau masih memiliki lahan desa semisalnya, bisa membuat edukasi lingkungan bagi generasi muda. Terutama dalam mengenalkan tumbuhan yang sudah jarang ditemukan” ungkapnya.

Selain itu, setiap daerah harus mulai berbenah. Terutama dalam menciptakan berbagai potensi di daerah. Sehingga, orang tertarik untuk berkunjung kesuatu daerah di Kabupaten Sukabumi. “Kalau tidak ada daya tarik, bisa ditinggalkan daerah tersebut. Apalagi ketika tol sudah jadi. Makanya, setiap potensi yang ada harus dimaksimalkan. Semisal festival budaya ini yang bisa dilakukan secara rutin” terangnya.

Maka dari itu, kekompakan pemerintah, organisasi pemuda, dan masyarakat harus terjalin komunikasi dengan baik. Termasuk perencanaan setiap program harus direncanakan dengan matang. “Potensi yang dimiliki dieksplor terus. Namun, tetap dengan menjaga kekompakan”, paparnya.

Tedi Supriatman, Ketua Pemuda Karismatic mengatakan dalam pembukaan taman Desa Batununggal tersebut, dilaksanakan gelar potensi budaya selama dua hari. Hal itu terhitung Sabtu-Minggu ini.

“Selama dua hari sejak kemarin (14/3/2020), ada berbagai kegiatan. Mulai dari bazzar, pentas seni, tabligh akbar, senam, pencaksilat, lomba liwet, debus, dan santunan anak yatim. Peresmian oleh Pak Bupati merupakan puncak acara, di taman tersebut terdapat jogging track, gazebo, RTH (Ruang Terbuka Hijau) hingga taman bermain anak”, tambahnya.

Tedi juga mengungkapkan bahwa warga sangat antusias menyaksikan Pertunjukan Budaya Pencak Silat, Maen Boles saat Peresmian Taman Desa Batununggal tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan diresmikannya Taman Desa Datununggal ini, guna mengembangkan dan menyalurkan Potensi Pemuda Desa sekitar”, ujarnya.

Pada event ini, Pemuda KARISMATIC turut serta memeriahkan dengan penampilan silat, debus dan Boles yang merupakan warisan budaya Sunda sebagai upaya menjaga Kearifan Lokal.

“Kami berharap dengan adanya taman ini bisa dijadikan tempat untuk bersilaturahmi SILIH ASAH, SILIH ASIH, SILIH ASUH dan Silih Wawangi antar warga di desa batu nunggal”, harapnya.

[zombify_post]

0 0 vote
Article Rating
POS Lainnya:
guest
Masukkan Nama Anda
Masukkan Email yang Sah
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x