Tim Putra dan Putri Bulu Tangkis Indonesia Masuk Final Sea Games 2019

0

Perempuan berusia 20 tahun ini sukses mengalahkan pemain andalan Singapura, Yeo Jia Min, dalam dua gim langsung 21-23, 23-21….

Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil melaju ke babak final SEA Games 2019 setelah menuntaskan perlawanan Thailand. Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil mengikuti jejak tim putri dengan memastikan satu tempat di babak final SEA Games 2019.

Indonesia melaju ke babak final setelah menundukkan Thailand pada babak semifinal dengan skor 3-0 di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (2/12/2019).

Tim Putri Lebih Dulu ke Final Bulu Tangkis

Tim bulu tangkis putri Indonesia memastikan ke final SEA Games 2019 setelah menundukkan Singapura 3-1 Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (2/12/2019).

Pemain tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, menjadi penyumbang poin pertama untuk Indonesia.

Perempuan berusia 20 tahun ini sukses mengalahkan pemain andalan Singapura, Yeo Jia Min, dalam dua gim langsung 21-23, 23-21.

Indonesia kembali memenangkan poin pada partai kedua kedua melalui pasangan ganda putri, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu.

Ketut/Apriyani berhasil menyisihkan Jin Yujia/Nur Insyirah Khan secara straight game dengan skor 21-8, 21-8.

Langkah Indonesia mencapai partai final tidak benar-benar berjalan mulus. Sebab, pasukan srikandi sempat kecolongan poin dari Singapura.

Tunggal putri kedua, Fitriani, tidak dapat menyumbang poin setelah dikalahkan Jaslyn Yue Yann secara rubber game 21-13, 16-21, 16-21.

“Saya senang bisa menjadi penentu kemenangan Indonesia sehingga bisa menang 3-1. Kami tidak merasa terbebani hanya masih belum siap sejak awal. Hari ini kami pertama bermain sehingga masih mencari pola permainan,” kata Fadia saat ditemui BolaSport.com seusai pertandingan.

“Kami pertama kali main, jadi masih penyesuaian lapangan dan shuttlecock. Gim pertama masih banyak mati sendiri, pengen buru-buru matiin lawan. Baru pas poin 15-15 kami mulai enak mainnya. Game kedua poin-poin kritis kami bermain lebih tenang lagi,” kata Ribka.

Menurut Fadia, Shinta/Wong masih bisa diatasi, tetapi merka masih banyak melakukan kesalahan sendiri.

“Koh Didi (Eng Hian, pelatih ganda putri nasional Indonesia) meminta kami menikmati permainan karena pertama kali kami bermain,” aku Fadia.

Tim Putra Mengikuti Raihan Tim Putri

gambar 1 - tim putra bulu tangkis sea games final
img: NusantaraTV

Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil mengikuti jejak tim putri dengan memastikan satu tempat di babak final SEA Games 2019.

Indonesia melaju ke babak final setelah menundukkan Thailand pada babak semifinal dengan skor 3-0 di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (2/12/2019).

Pemain tunggal putra, Jonatan Christie, menjadi penyumbang poin pertama untuk tim merah putih.

Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu sukses mengalahkan pemain Thailand, Kantaphon Wangcharoen, setelah melewati laga ketat selama tiga gim dengan skor akhir 22-20, 8-21, 21-8.

Pada partai kedua, Indonesia melanjutkan dominasinya atas Thailand tatkala pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto turut menyumbangkan angka.

Poin kedua untuk Indonesia ini juga diraih melalui kemenangan rubber gim alias tiga gim.

Pada partai kedua tersebut, Fajar/Rian sukses mengandaskan perlawanan Bodin Isara/Maneepong Jongjit dengan skor akhir 22-20, 19-21, 21-17.

Anthony Sinisuka Ginting menjadi penentu dalam laga tersebut untuk membawa Indonesia melaju ke babak final SEA Games 2019. Berjumpa dengan Sitthikom Thammasin, Anthony Sinisuka Ginting berhasil menang staright game alias dua gim langsung dengan skor akhir 21-14, 21-13.

Dengan demikian, tim bulu tangkis beregu putra Indonesia akan berjumpa dengan Malaysia di laga Final SEA Games 2019, Rabu (4/12/2019).

Malaysia sendiri melaju ke babak final setelah menundukkan tim Singapura juga dengan skor akhir 3-0.

Setelah berhasil memastikan Indonesia mendapat tiket ke final, Anthony membeberkan kunci cara mendapat kemenangannya.

“Di lapangan tadi saya lebih main enjoy saja,” kata Anthony dikutip dari badmintonindonesia.org.

“Rekan saya sudah ambil dua poin sebelumnya, itu menjadi motivasi buat saya menang juga,” ucap Anthony menambahkan.

Kemenangan tidak diraih dengan mudah oleh Anthony. Atlet berusia 23 tahun ini mengalami kendalanya saat bermain melawan Sitthikom. Namun, Anthony tidak mau pikiran negatif mengganggunya.

“Kendala di lapangan mungkin ada, tapi saya nggak mau fokus ke sana”, ujar Anthony.

“Karena kalau saya nggak enak, lawan juga kan sebenarnya merasakan hal yang sama. Jadi saya fokus ke permainan saja,” ujarnya meneruskan.

Pria berzodiak Libra ini juga berkomentar seputar calon lawannya di final SEA Games 2019, Malaysia.

Menurutnya Malaysia dan Thailand memiliki kekuatan yang setara. Dia pun lebih memilih untuk mempersiapkan diri untuk tampil pada babak final nanti.

“Saya pribadi mau mempersiapkan diri saja.Mau fokus untuk persiapan, masih ada waktu satu hari lagi latihan. Semoga bisa dimaksimalkan,” ucapnya menambahkan.

Partai final bulu tangkis beregu putra di SEA Games 2019 antara Indonesia dan Malaysia akan digelar pada Rabu (3/12/2019).

Artikel Lainnya

Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya