Nikah Muda & Masa Depan Cerah? Berikut Ini 10 Tips Menabung Jangka Panjang ala Milenial!

Banyak orang yang telah sukses di dunia ini memberikan saran bahwa menabung merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan dalam hidup, dengan menabung sewaktu muda kita dapat menikmatinya kala tua atau ketika terjepit dalam kesulitan. Zaman sekarang banyak sarana pendukung untuk menabung misalnya melalui bank, celengan, dan berupa emas/tabungan emas. Berikut ini aku bagikan tips menabung jangka panjang yang dapat kamu terapkan agar tidak menyesal nantinya, terutama bagi generasi muda saat ini.

10 Tips Menabung Jangka Panjang Sangat Direkomendasikan Buat Kaum Milenial

1. Hindari Meminjam Uang alias Berhutang

Meminjam uang atau berhutang itu ibarat menghabiskan rezeki di masa depan untuk digunakan saat ini sedikit demi sedikit. Ada banyak alasan mengapa orang berhutang, seperti kebutuhan mendesak, dalam kondisi terjepit, dan tengah kesusahan dalam ekonomi. Sebisa mungkin selagi masih muda jangan banyak berhutang, jangan pernah berfikir dengan berhutang dapat menyelesaikan masalah.

gambar 1 - menghindari banyak hutang
img: pixabay.com

Justru ketika mengalami kesulitan finansial dan mengambil jalan cepat dengan berutang dapat menimbulkan kemacetan keuangan jangka panjang. Sebab, tentunya hutang yang diambil ditambahkan bunga wajib dibayar setiap jangka waktu tertentu. Apabila jalan satu-satunya dengan mengambil hutang usahakan pembayaran segera dilunaskan dan mengambil seminimal mungkin. Ingat! Orang yang kaya bukanlah mereka yang memiliki banyak uang, namun mereka yang tidak terlilit hutang.

2. Kurangi Makan di Luar

Saat ini makan diluar bukan lagi sebuah kemewahan bagi kaum milenial. Tempat-tempat tongkrongan elit hingga restoran bintang lima rela mereka datangi hanya demi terlihat eksis di media sosial. Kaum muda kini lebih cenderung memamerkan gaya hidup ke sosial media seperti Instagram, Facebook, Twitter, dll. Oleh karena itu sudah menjadi kebiasaan mereka makan diluar setiap minggunya.

gambar 2 - makanan di luar mahal
img: pixabay.com

Banyak tempat makanan di mall dan cafe elit yang digandrungi anak-anak muda untuk sekedar berkumpul bahkan berfoto bersama teman-temannya. Sesungguhnya keseringan makan di luar seperti ini justru semakin menghabiskan uang, sedangkan kebutuhan hidup kian hari bertambah mahal. Jika ingin fokus menabung jangka panjang sebaiknya mengurangi makan di cafe, restauran, dan mall. Biasakan untuk memakan masakan rumah karena selain irit juga lebih sehat dan higienis.

3. Membiasakan Diri untuk Menyisihkan Uang di Celengan

Celengan merupakan kebiasaan menabung orang zaman dahulu yang patut diacungkan jempol dan masih eksis hingga hari ini. Dari kecil para orangtua biasanya mengajarkan anaknya untuk menyisihkan uang jajan untuk dimasukkan ke dalam celengan. Langkah awal kalian dapat memasukkan uang koin atau uang kertas dalam celengan. Meskipun jumlahnya sedikit namun jika dilakukan setiap hari selama sebulan atau setahun maka jumlahnya akan menjadi banyak. Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

gambar 3 - menabung di celengan
Photo by rawpixel on Unsplash

Walaupun kadang celengan dianggap rendah oleh beberapa orang dewasa tetapi jangan terkejut dengan efek postifnya. Setelah jangka waktu lama dan dibuka nominal tabungan bisa jadi cukup besar dan uangnya dapat digunakan untuk banyak keperluan. Selain itu, uang dalam celengan juga sangat mudah diambil jika kita terdesak keperluan, hanya tinggal memecahkannya atau membuka kunci celengan (jika menggunakan kunci).

4. Belajar Memutarkan Uang

Menabung memang merupakan hal penting bagi anak muda tetapi menabung tidak akan memperbanyak jumlah uang. Menabung uang hanya menyisihkan sebagian untuk masa depan kemudian bisa saja di masa depan uang tersebut habis. Jadi, sebaiknya mulai sekarang belajar untuk memutarkan uang sehingga uang tetap bergerak misalnya dengan berjualan online shop, menjadi dropshipper, menjadi penulis di posciety.com, dan menginvestasikan dalam pasar saham.

gambar 4 - sukses memutarkan uang
img: pixabay.com

Anak muda sekarang sebaiknya tahu bagaimana tepatnya mereka menginvestasikan uangnya. Selain sebagai pembelajaran memutar uang, kaum milenial dapat menghasilkan uang lebih banyak dan membuat bisnis semakin besar. Saat ini sudah lumrah ditemukan anak-anak muda yang menjadi milyuner berkat usaha yang mereka geluti. Hal tersebut dapat disebut sebagai tabungan bergerak jangka panjang.

5. Investasi Emas

Emas merupakan logam mulia yang selalu diminati pasar dan masyarakat. Di samping itu, harga emas semakin hari mengalami peningkatan. Bukan rahasia umum lagi masyarakat banyak membeli emas dalam rangka menabung atau sebagai simpanan. Di berbagai belahan dunia manapun emas tetap bernilai dan dapat diperjualbelikan.

gambar 5 - menabung emas untuk masa depan
img: pixabay.com

Biasanya orang menjual emas ketika sedang dalam keadaan ekonomi yang terdesak. Nilai emas yang setiap tahun mengalami peningkatan juga menjadi alasan jual beli emas semakin meningkat. Perhiasan tersebut sejak zaman dulu sudah disukai masyarakat sebagai tabungan jangka panjang. Bagi kaum milineal saat ini juga dijadikan rekomendasi untuk investasi emas.  

6. Tidak Menghambur-Hamburkan Uang

Tips menabung jangka panjang yang satu ini adalah kunci dari segalanya. Tahan nafsu diri, lapar mata menghambur-hamburkan uang untuk hal tidak penting seperti belanja, karaoke, dan kegiatan hedonisme lainnya. Mentang-mentang sedang memiliki banyak uang lantas bisa dihabiskan begitu saja. Pikirkan hari esok dan masa depan, bukan hanya kepuasan sesaat hari ini.

gambar 6 - menghamburkan uang
Photo by Jonathan Saavedra on Unsplash

Menyianyiakan uang dengan belanja hal yang tidak penting baik itu barang atau jasa bisa membuat kamu gagal menabung. Terutama anak muda sekarang memiliki kebiasaan gonta ganti smartphone baru walaupun yang lama masih dalam keadaan baik. Bagi kamu yang ingin menabung dalam jangka panjang sebisa mungkin belajar berhemat dan tidak menghamburkan banyak uang seperti ini. Jika kamu merokok, cobalah berhenti merokok, karena ini termasuk salah satu hal yang menghamburkan uang.

7. Gunakan Uang Tunai, Bukan Kartu Kredit!

Menggunakan kartu kredit memang terlihat keren dan terlihat kaya. Namun, kalian akan dibuat pusing dengan tagihan kartu yang menumpuk. Bahkan bisa jadi karena tidak mampu membayar semua tagihan tersebut terjadilah pencicilan kartu kredit. Kaum milenial masa kini haruslah cerdas dalam membeli barang, hindari penggunaan kartu kredit.

gambar 7 - jangan pakai kartu kredit
img: pixabay.com

Selain itu, berbelanja menggunakan uang tunai membuat terhindar dari tagihan bank. Mengurangi rasa khawatir harus melunasi tagihan tersebut diakhir bulan. Kalian tidak akan tenang menabung untuk jangka panjang jika melihat nominal cicilan bulanan dari kartu kredit. Kartu kredit bisa membuat penggunanya terhanyut berbelanja tanpa menyadari bahwa itu juga termasuk hutang. Seperti yang dijelaskan pada nomor 1, jangan berhutang!

8. Belajar Menyiasati Kebutuhan Harian

Kaum milenial masa kini biasanya jago dalam hal menyiasati kebutuhan sehari-hari. Seperti berbelanja bumbu dapur, bahan makanan, dan kebutuhan lainnya. Kebutuhan harian tersebut semakin lama tanpa disadari dapat menyedot uang simpanan sedikit demi sedikit. Maka dari itu diperlukan siasat untuk menekankan biaya pengeluaran.

gambar 8 - menyiasati kebutuhan harian
img: pixabay.com

Caranya dapat dengan berburu barang diskon dan berkualitas di grocery, menawar di penjual pasar tradisional, atau menggunakan voucer potongan harga makanan online. Langkah ini dapat menghemat pengeluaran dan menyisihkan sebagian uang sisanya untuk ditabung.

9. Menyisihkan Pendapatan Untuk Masa Pensiun

Tidak selamanya manusia muda dan selalu sehat, ada kalanya ketika telah berumur tidak kuat lagi bekerja. Momen ketika tua lebih baik digunakan untuk beristirahat dan mengurangi aktivitas yang menguras tenaga. Agar tidak menyesal dan repot nantinya, sebaiknya ketika masih muda atau memasuki usia 20 tahunan menabung sebagian pendapatan.

gambar 9 - menabung untuk masa tua
img: pixabay.com

Tujuannya agar di masa tua tidak akan kesulitan dan tidak merepotkan keluarga atau sanak saudara. Nominalnya dapat ditentukan sendiri contohnya menyisihkan 10% – 20% dari penghasilan bulanan untuk disimpan ditabungan. Bisa juga dengan membuat tabungan jaminan hari tua, deposito berjangka, atau dialokasikan sebagai dana investasi. Hal yang dianjurkan lainnya bagi anak muda supaya menyusun rencana keuangan tertulis jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

10. Berfikir Jangka Panjang

Maksud dari berfikir jangka panjang ialah tidak terburu-buru membeli barang tidak penting yang sedang menjadi tren. Harus lebih mengedepankan kebutuhan jangka panjang seperti menyimpan dana untuk pernikahan, anak-anak, atau tabungan kesehatan. Dengan memikirkan kebutuhan jangka panjang otomatis melakukan penghematan dan belajar menabung untuk jangka waktu panjang.

Bagaimana? Tips nomor berapa yang udah kamu lakukan selama ini? Buat kamu yang belum memulai, gak ada kata terlambat, mulailah sekarang untuk hidup hemat dan mementingkan kehidupan masa depan!

tunggu sebentar...
POS Lainnya:

Tinggalkan Komentar

avatar

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan pengalaman setiap pengunjung SETUJU & TUTUP Lihat Privasi