5 Tips Mudah Menerapkan Detoks Sosial Media Agar Tidak Kecanduan (Lagi)

0

Di kehidupan saat ini, setiap hari orang tidak akan pernah lepas dari dua hal, yakni Handphone (HP) dan internet. Ya, dengan menggunakan dua hal tersebut, kamu bisa melakukan banyak hal mulai dari belajar, bekerja, bermain, hingga mempunyai kehidupannya yang baru di dunia maya. Dunia maya sendiri adalah sebuah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun dua arah atau timbal balik. Jadi kehidupan di dunia maya adalah sebuah kehidupan seseorang dalam sebuah jaringan komputer yang sifatnya tidak nyata.

Kehidupan di dunia maya memang mengasyikkan, kamu bisa berteman dengan orang yang tidak kamu kenal, bermain game bareng, bahkan curhat bareng, semua itu bisa kamu lakukan lewat sebuah platform yang bernama Sosial Media.

Selain bisa mengobrol dengan orang lain, lewat sosial media juga kamu bisa mendapatkan informasi, berita, hingga ilmu. Namun, terkadang karena berselancar di Sosial Media membuat kamu bisa lupa waktu. Alhasil kamu pun meninggalkan pekerjaan dan tugas karena terlalu asyik bermain sosial media.

ads by posciety

Jika kamu merasa bahwa kamu sudah kecanduan bermain sosial media hingga melewatkan pekerjaan dan kehidupan kamu di dunia nyata, mungkin inilah saat yang tepat itu kamu melakukan Detoks Sosial Media.

Apa itu Detoks Sosial Media ?

Detoks Sosial Media adalah sebuah cara ataupun usaha seseorang yang sudah kecanduan bermain sosial media untuk mengatasi ataupun menghilangkan kecanduan tersebut. Detoks Sosial Media biasanya dilakukan dengan mengurangi atau bahkan mengentikannya sama sekali penggunaan sosial media. Hal ini bisa membantu mereka melihat kembali apa yang sudah mereka tinggalkan di kehidupan nyata serta memahami kehidupan di dunia maya seperti sosial media itu tidak nyata.

Karena pada dasarnya, kecanduan terhadap hal apapun itu tidak baik, termasuk kecanduan sosial media yang bisa memberikan dampak buruk bagi psikis kamu maupun kesehatan kamu. Jika kecanduan tersebut tidak diatasi, maka bisa saja kamu jadi ketergantungan terhadap sosial media.

Tips Mudah Menerapkan Detoks Sosial Media

Namun, terkadang banyak orang yang tidak mengetahui tips mudah untuk menerapkan Detoks Sosial Media ini. Sebenarnya cara untuk menerapkan Detoks Sosial Media ini cukup mudah dilakukan, kamu tidak memerlukan alat ataupun bahan untuk menerapkan hal, namun yang sulit adalah niatnya.

Nah, bagi kamu yang sudah merasa kecanduan bermain di Sosial Media dan ingin mencoba Detoks Sosial Media tapi bingung apa saja tipsnya agar berhasil. Berikut kami berikan tips mudah menerapkan Detoks Sosial Media, diantaranya adalah:

1. Hindari Membuka HP Saat Bangun Tidur

img: Times Now News

Jika kamu ingin menerapkan Detoks Sosial Media pastinya jangan setengah-setengah ya. Dari kamu memulai aktivitas di pagi hari kamu harus sudah membatasi penggunaan HP khususnya media sosial. Jika biasanya pada saat kamu bangun tidur langsung membuka HP, maka mulai dari sekarang tiap pagi setelah bangun tidur, biasakan diri kamu untuk tidak langsung membuka HP.

Kamu bisa menggantinya dengan melakukan pemanasan seperti olahraga kecil-kecilan untuk membuat tubuh kamu panas. Ataupun melakukan hal-hal lainnya yang bisa membuat kamu lupa akan HP.

2. Buatlah Jadwal untuk Menggunakan HP dan Membuka Sosial Media

img: depositphotos

Jika pekerjaan kamu tidak banyak membutuhkan penggunaan HP, maka tips yang satu ini pasti bisa kamu lakukan. Di pagi hari kamu bisa mengecek ada kegiatan apa saja hari ini. Setelah memastikan kegiatan hari ini, kamu bisa membuat jadwal untuk menggunakan HP dan membuka sosial media. Misalnya di jam istirahat kantor selama 15-30 menit untuk membalas pesan dan sesekali membuka sosial media.

Pastikan kamu membuat jadwal untuk menggunakan HP di waktu yang pas!

3.  Matikan Notifikasi Sosial Media

img: freepik

Untuk mencegah kamu membuka HP disaat bukan jadwalnya, kamu bisa mematikan notifikasi sosial media kamu di HP kamu. Dengan begitu yang akan muncul notifikasinya hanya notifikasi pesan sms dan panggilan telepon. Cara ini bisa kamu lakukan jika pekerjaan kamu tidak memerlukan penggunaan sosial media ataupun di hari libur.

4. Filter Akun yang Diikuti (Following)

img: dailysocial.id

Untuk tips selanjutnya, jika sudah jadwalnya kamu membuka HP, kamu bisa membuka sosial media kamu, lalu filter akun-akun yang kamu ikuti di berbagai sosial media. Unfollow akun-akun yang bersifat toxic, gosip, bahkan akun teman kamu sendiri jika kamu merasa ia terlalu toxic dan gosip sehingga bisa membawa kamu untuk melakukan hal yang sama, sebaiknya unfollow akun teman kamu tersebut. Setelah melakukan unfollow, kamu bisa follow akun-akun yang bermanfaat seperti akun informasi seputar kesehatan, lifestyle, pelajaran, dan lain sebagainya.

Selain itu, kamu juga sebaiknya tidak membuka kolom komentar di beberapa akun yang mengandung toxic dan gosip agar kamu tidak ikut-ikutan untuk berkomentar yang ujung-ujungnya toxic dan gosip.

5. Buat Tantangan dan Hadiah untuk Diri Sendiri

img: freepik

Agar kamu semakin bersemangat menerapkan Detoks Sosial Media, kamu bisa memberikan tantangan untuk diri kamu sendiri dan jika kamu berhasil melewati tantangan tersebut buatlah hadiah untuk diri sendiri. Buatlah tantangan yang ringan terlebih dahulu agar kamu terbiasa. Misal tantangan dalam sebulan hanya boleh membuka sosial media selama 30 kali dengan rentan waktu maksimal 15 menit, maka kamu bisa makan makanan yang kamu inginkan ataupun membeli sesuatu yang kamu inginkan.

Jika tantangan tersebut berhasil, kamu bisa meningkatkan tingkat kesusahannya dan pastinya hadiahnya pun harus meningkat juga agar kamu semakin termotivasi.

6. Hapus Sosial Media

img: huffpost

Ini adalah tips terakhir jika sudah menerapkan 5 tips diatas untuk Detoks Sosial Media tapi belum berhasil, yaitu dengan menghapus sosial media tersebut. Dengan begitu kamu tidak bisa lagi membuka sosial media tersebut, hingga rasa kecanduan kamu sudah teratasi.

Itulah tips mudah menerapkan Detoks Sosial Media, memang terlihat mudah dan gampang, namun dibutuhkan niat dan keseriusan dalam hati agar rasa kecanduan kamu terhadap sosial media bisa teratasi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu.

Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya