VIRAL! Perbesar Penis Bisa Dilakukan Menggunakan Pasta Gigi, HOAX atau FAKTA?

0

Terlepas dari aman atau tidaknya cara tersebut, menurut dr. Boyke Dian Nugraha, SPo, MARS, memperbesar alat vital dengan alasan untuk…

Ada banyak pria yang terobsesi untuk melakukan pembesaran pada alat vitalnya, dengan tujuan untuk memuaskan pasangannya. Tapi sebelum mewujudkan hal tersebut, simak dulu mitos dan juga faktanya.

Menurut National Academy of Surgery di Perancis menetapkan standar bahwa sebatang penis dikatakan normal jika memiliki panjang antara 9 cm hingga 9,5 cm dalam kondisi lemas dan jika ereksi panjangnya menjadi 12,8 hingga 14,5 cm. Di luar rentang tersebut, barulah penis bisa dikatakan terlalu kecil atau terlalu besar.

Ada berbagai macam cara untuk memperbesar alat vital pria, misalkan; pil dan lotion, biasanya isinya ini hanya berupa mineral, vitamin ataupun hormon. Tapi tidak ada bukti medis yang menunjukkan bahwa pil dan lotion ini dapat memperbesar alat vital pada pria.

ads by posciety

Namun, baru-baru ini telah ramai bahwa memperbesar alat vital pada pria ternyata bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di sekeliling kita.

Di media sosial, ada beberapa orang yang memberikan tips atau cara perbesar alat vital pria dengan menggunakan pasta gigi dan air saja. Wah, aman tidak nih? Dan bagaimana caranya? Yuk, langsung saja kita simak!

Perbesar Penis Bisa Menggunakan Pasta Gigi?

Jadi, hal pertama yang harus dilakukan adalah ambil sebagian kecil odol rasa mint dan tuangkan di piring yang sudah disediakan sebelumnya, kemudian, tambahkan air bersih secukupnya sampai pasta gigi aga sedikit encer. Setelah itu, cairan encer tersebut dioleskan ke Mr P, sambil dipijat-pijat selama kurang lebih 3 menit, lalu setelah cairan encer itu mengering, cuci hingga bersih. Lakukan tehnik ini setiap pagi dan lihat hasilnya setelah beberapa kali mencoba.

Terlepas dari aman atau tidaknya cara tersebut, menurut dr. Boyke Dian Nugraha, SPo, MARS, memperbesar alat vital dengan alasan untuk memuaskan pasangan hanyalah mitos belaka.

“Karena ukuran alat kelamin tidak menentukan kepuasan.” Ujarnya dalam salah satu video di chanel Aladokter.

Artikel Lainnya
Komentar

Email kamu tidak akan dibagikan kepada siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik Setuju & Tutup Selengkapnya